Kasus Aktif Covid-19 di 10 Provinsi Luar Jawa-Bali Turun

Sejumlah mahasiswa Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu membawa kantongan berisi makanan untuk dibagikan kepada warga yang melakukan isolasi mandiri di Posko Relawan Covid-19 RoaJagaRoa di Palu, Sulawesi Tengah, Minggu (8/8/2020). Program Pengabdian Masyarakat Unismuh Palu dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) bagi mahasiswa di masa PPKM ini diarahkan terlibat langsung dalam membantu penanganan warga yang terdampak Covid-19 di wilayah itu. ANTARA FOTO - Basri Marzuk
10 Agustus 2021 09:37 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa 10 provinsi di luar Jawa-Bali mengalami penurunan kasus aktif Covid-19 pada Selasa (9/8/2021), jika dibandingkan dengan pekan sebelumnya.

Kesepuluh provinsi tersebut adalah: Jambi, Bengkulu, Lampung, Kepulauan Riau (Kepri), Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua barat.

BACA JUGA : Sah! PPKM Level 4 Jawa-Bali Diperpanjang hingga 16 Agustus 2021

Kepri menjadi provinsi dengan penurunan tertinggi yaitu 22,2 persen yakni dari 6.692 kasus aktif per 1 Agutsus menjadi 5.208 kasus per 9 Agutsus.

Lalu, Papua Barat mengalami penurunan 17,1 persen, NTB 16,5 persen, Maluku 14,1 persen, Maluku Utara 8,5 persen, Bengkulu 7,7 persen, dan Kaltim 6,6 persen.

“Yang meningkat [kasus aktif] di luar Jawa Bali yaitu Sumatra Utara, Kalimantan Timut, Sumatra Barat, Papua, dan Riau,” kata Menko dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Setpres, Senin (9/8/2021).

BACA JUGA : Hari Ini PPKM Level 4 Berakhir, Akankah Diperpanjang?

Tercatat, per 9 Agustus 2021, Sumatra Utara melaporkan 25.065 kasus aktif, Kalimantan Timur 20.116, Sumatra Barat 14.428, Riau 13.448, dan Papua 11.500 kasus aktif.

Pemerintah kembali memperpanjang masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 dan 4 di luar Jawa-Bali yaitu pada 10-23 Agustus 2021.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia