Pendaftaran Bintara TNI AL 2021 untuk SMA Sederajat Telah Dibuka, Simak Tata Caranya

Sejumlah prajurit TNI AL melakukan latihan parade roll di atas KRI Dewaruci saat berlayar menuju Jakarta, di perairan Laut Jawa, Jawa Timur, Selasa (15/8). Pelayaran tersebut dalam rangka menyambut HUT ke-72 Kemerdekaan RI. Pada pelayaran tersebut akan dilakukan upacara di tengah laut pada 17 Agustus mendatang. ANTARA FOTO - Zabur Karuru
06 Agustus 2021 13:57 WIB Anissa Putri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebuah video seorang wanita yang sedang mengikuti pendaftaran calon prajurit TNI menjadi viral di media sosial. Ini membuat banyak kaum hawa penasaran tentang cara dan tahapan mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI.

Saat ini, TNI Angkatan Laut (AL) membuka kesempatan bagi para pemuda dan pemudi Indonesia untuk dididik menjadi bintara TNI AL pada gelombang kedua tahun 2021.

Persyaratan dan tahapan pendaftaran bagi perempuan untuk menjadi prajurit TNI tidak ada perbedaan dengan laki-laki. 

Pendaftaran calon prajurit TNI dibuka secara online melalui laman al.rekrutmen-tni.mil.id mulai tanggal 1 - 19 Agustus 2021. Validasi pendaftaran (daftar ulang) akan diadakan pada tanggal 7 – 19 Agustus 2021 yang akan dilakukan di lokasi Panda (Panitia Daerah) masing-masing.

Melalui laman resmi al.rekrutmen-tni.mil.id, berikut persyaratan umum untuk para pemuda dan pemudi yang ingin mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI AL:

1. Warga negara Republik Indonesia, pria dan wanita, beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI yang berdasarkan Pancasila dan UUD Negara RI Tahun 1945, bukan Pegawai Negeri Sipil (PNS)

2. Usia serendah-rendahnya 17 tahun 9 bulan dan setinggi-tingginya 22 tahun pada saat pembukaan pendidikan pertama tanggal 31 Oktober 2021

3. Berijazah minimal lulusan SMA/MA/SMK semua jurusan dengan nilai rata-rata (UAN ditambah UAS) minimal 55,00

4. Tinggi badan minimal 163 cm untuk Caba Pria dan 160 cm untuk Caba Wanita dengan berat badan seimbang

5. Berkelakuan baik dan tidak sedang kehilangan hak untuk menjadi Prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap disertai dengan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dari Polres setempat

6. Sehat jasmani dan rohani, tidak bertato atau bertindik maupun bekasnya, tidak buta warna dan tidak berkaca mata/ memakai softlens

7. Belum pernah menikah dan sanggup tidak menikah selama mengikuti Dikma dan selama 2 (dua) tahun setelah selesai pendidikan

8. Bersedia menjalani Ikatan Dinas Pertama (IDP) selama 10 (sepuluh) tahun terhitung saat mulai dilantik menjadi Sersan Dua

9. Bersedia ditempatkan di manapun di seluruh Wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia

10. Memiliki KTP dan Kartu  Keluarga (KK) sesuai dengan tempat pendaftaran terdekat sesuai domisili Calon

11. Surat Keterangan Domisili Calon dari Koramil/Kodim Setempat

12. Berdomisili Minimal 6 bulan di Wilayah Panda/tempat Pendaftaran terdekat yang dinyatakan sah secara administrasi maupun  fakta

13. Memiliki kartu BPJS atau kartu jaminan kesehatan dan sejenisnya

Berikut cara mendaftar bagi pemuda/pemudi yang ingin mendaftarkan diri menjadi prajurit TNI AL:

  • Calon mendaftar secara online melelui internet pada website al.rekrutmen-tni.mil.id dengan mengisi formulir pendaftaran.
  • Daftar ulang secara fisik ke tempat pendaftaran yang telah ditentukan dengan menunjukkan cetakan formulir pendaftaran dan dokumen asli beserta fotocopy yang sudah dilegalisir masing-masing (2) lembar antara lain:
  1. Akte Kelahiran,
  2. KTP Calon, KTP Orang Tua/Wali
  3. Kartu Keluarga (KK)
  4. Ijazah dan SKHU SD, SMP, SMA sederajat masing-masing foto copy dan dilegalisir satu lembar
  5. Akte kematian (bagi orang tua yang sudah meninggal)
  6. Akte nikah dan akte Cerai (bagi orang tua yang menikah lagi)
  7. Pas foto hitam putih terbaru ukuran 4x6 cm dua (2) lembar, 3x4 cm tiga (3) lembar serta stopmap warna biru
  8. Pakaian calon saat mandaftar menggunakan kemeja putih dan celana kain hitam.

Pihak TNI AL menegaskan, selama proses penerimaan calon prajurit TNI berlangsung, tidak ada biaya yang dipungut kepada para calon pendaftar. Apabila ada pihak yang mengatasnamakan panitia untuk membayar sejumlah uang, segera laporkan ke lokasi panitia daerah terdekat.

Sumber : Bisnis.com