Advertisement

Personel Terbatas karena Pandemi Covid, KPK Pastikan Penanganan Korupsi Jalan Terus

Newswire
Sabtu, 31 Juli 2021 - 17:57 WIB
Nina Atmasari
Personel Terbatas karena Pandemi Covid, KPK Pastikan Penanganan Korupsi Jalan Terus Ilustrasi. - Antara

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan upaya pemberantasan korupsi tetap berjalan dalam situasi pandemi COVID-19 saat ini.

"Dalam situasi pandemi dan keterbatasan personel KPK ini, kami memastikan pemberantasan korupsi tetap berjalan," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (30/7/2021)

Ali mengatakan pandemi COVID-19 berdampak hampir pada seluruh aktivitas masyarakat, termasuk upaya pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

Terkait hal tersebut, kata dia, trisula strategi pemberantasan korupsi melalui upaya pencegahan, penindakan, dan pendidikan antikorupsi juga membutuhkan berbagai penyesuaian teknis pelaksanaannya.

Baca juga: Nadiem: 190.000 Laptop Merah Putih Dikirim ke Sekolah

"Melihat kasus positif COVID-19 yang masih relatif tinggi hampir di seluruh wilayah Indonesia, tak terkecuali yang menimpa beberapa pegawai KPK, mengharuskan kami menyesuaikan kondisi tersebut," ucap Ali.

Selain kondisi internal, KPK juga mempertimbangkan kondisi eksternal karena upaya pemberantasan korupsi juga melibatkan pihak-pihak eksternal KPK.

KPK pun meminimalisasi mobilitas pegawai turun langsung ke lapangan sehingga program kegiatan sebagian besar telah beralih ke daring.

Baca juga: Bea Cukai Surakarta Tekan Peredaran Rokok Ilegal

Advertisement

"Meski dalam beberapa hal tetap butuh dilakukan temu fisik sehingga pelaksanaannya pun tak jarang terkendala," kata dia.

Ali mengatakan pada proses penyelidikan, penyidikan, dan penuntutan suatu perkara, ada beberapa hal yang tetap membutuhkan tim KPK turun langsung ke lapangan, misalnya menghimpun keterangan dan alat bukti.

Selain itu, KPK tetap melakukan rangkaian sidang dakwaan, tuntutan, dan putusan yang sebagian telah beralih melalui daring.

Advertisement

"Kami juga tetap melakukan upaya-upaya penyelidikan dan penyidikan melalui "case building" guna mengungkap terangnya suatu perkara," ujar Ali.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Suara.com

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Awas! Dampak Kebocoran Data Bisa Jadi Teror Muncul Sewaktu-waktu

Jogja
| Kamis, 06 Oktober 2022, 10:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement