Advertisement
Aturan Makan di Tempat 20 Menit saat PPKM Tak Efektif, Ini Saran Epidemiolog
Warung Tegal - ilustrasi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pada aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat terbaru, restoran, kedai, atau warung makan diperbolehkan menerima pelanggan untuk makan di tempat hanya 20 menit.
Epidemiolog FKM Universitas Indonesia (UI) Tri Yunis Miko Wahyono mengatakan aturan bisa makan di tempat 20 menit tidak efektif. "Kan mau 2 menit, mau semenit, nggak usah 20 menit juga penularan terjadi aja," katanya saat dihubungi Bisnis-jaringan Harianjogja.com, Rabu (28/7/2021).
Advertisement
Menurutnya, lebih baik tempat makan menggunakan tabir atau penghalang transparan. Bisa pula menggunakan plastik yang harganya lebih terjangkau.
"Misalnya di warteg, kan bisa dipasang plastik di sekeliling tempat makanannya, atau disekat tiap tempat duduknya, begitu juga di restoran," ujarnya.
Sementara itu, dan semua orang yang masih harus bekerja ke luar rumah, juga diminta agar tetap patuh menggunakan masker yang baik dan benar, menutup hidung dan mulut sampai ke dagu.
Tri mengatakan, aturan ini juga buah dari pemerintah yang mencoba mendengarkan masyarakat, yang minta agar tempat makan agar tetap bisa dibuka.
"Masyarakat harusnya sadar pemerintah mendengarkan keluhan semua. Meskipun aturannya jadi nggak benar begini," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Cek Jam Keberangkatan KRL Jogja-Solo Hari Ini, Selasa 17 Februari 2026
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KRL Solo-Jogja 16 Februari 2026, Cek Jamnya
- Dana Desa 2026 Dikunci 58 Persen untuk KDMP, Ini Dampaknya
- Tiga Anggota Pemberontak Ngalum Kupel Papua Kembali ke NKRI
- Kendaraan di Jalan Layang MBZ Naik 46,77 Persen Jelang Imlek
- Long Weekend Imlek 2026, Pantai Glagah Sepi
- Marco Rubio: Donald Trump Pilih Negosiasi dengan Iran
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo, Senin 16 Februari 2026
Advertisement
Advertisement






