Ada Vaksinasi Covid-19 di Tengah Pasar Borobudur, Pedagang dan Pembeli Jadi Sasaran

Polres Magelang menggelar gerai vaksin TNI- Polri di pasar tradisional Borobudur, Jumat (16/7/2021). - Ist/dok polres Magelang
17 Juli 2021 01:17 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Polres Magelang menggelar gerai vaksin TNI- Polri  di pasar tradisional Borobudur, Jumat (16/7/2021), sebagai upaya mendukung percepatan program vaksinasi Nasional.

Dalam kegiatan ini, ratusan pedagang dan pembeli di pasar antusias mendatangi gerai vaksin yang sengaja digelar di tengah pasar tersebut.

Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba didampingi Wakapolres Kompol Aron Sebastian, mengatakan kegiatan vaksinasi ini ditujukan kepada masyarakat pekerja keras yakni pedagang dan pelaku pasar tradisional Borobudur dan sekitarnya.

Baca juga: Penumpang KRL Jogja-Solo Melorot Tajam

"Kenapa kita sasar pasar tradisional, karena ditempat ini sebagai pertemuan antara petani dan pedagang dan masyarakat lainya, sehingga rentan terhadap penularan Covid-19," ungkap Kapolres.

Ia menegaskan untuk pelaksanaa tersebut pihaknya berkoordinasi dengan kepala pasar setempat, guna melakukan seleksi siapa saja yang harus divaksin. "Dengan demikian program vaksin ini tidak salah sasaran," jelas Ronald.

Dia menargetkan untuk pasar tradisional Borobudur bisa mencapai 500 peserta. Selanjutnya gerai vaksin akan di laksanakan di pasar Muntilan dan pasar Sraten Mertoyudan.

Baca juga: Instruksi Bupati Diabaikan, 700 Masjid di Bantul Gelar Salat Jumat Berjemaah

"Tiga pasar tradisional di tiga Kecamatan tersebut menjadi prioritas kami, karena saat ini tingkat kasus konfirmasi Covid-19 masih tinggi setiap harinya," ujarnya.

Kapolres berharap dengan program gerai vaksin di pasar tradisional ini bisa menekan penularan Covid-19 di masyarakat. 

"Setidaknya kalau ada yang kena Covid tubuh mereka sudah siap dan kuat," tegas Ronald.

Dia menambahkan selain di pasar tradisional, gerai vaksin TNI - Polri untuk masyarakat umum juga masih di lakukan di Mapolres Magelang.

"Untuk masyarakat umum silakan mendaftar dulu melalui online, sehingga tidak terjadi penumpukan saat pelaksanaan vaksin," pungkas Ronald.