Ini Beda Gejala Umum Sinusitis dan Covid-19

Beberapa gejala sinusitis antara lain sakit kepala, gejala flu lebih dari seminggu, warna lendir berubah, dan nyeri pada wajah dan area sinus (rongga udara dibalik tulang wajah). - rsmitrakeluargategal
09 Juli 2021 09:37 WIB Meuthia Novianthree Nafasya News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebagian besar kasus Sinusitis disebabkan oleh virus dan akan hilang dengan sendirinya. Sinusitis dapat menularkan virusnya pada orang lain, maka seseorang harus mengenali gejala-gejala umum pada sinusitis. 

Sinusitis merupakan kondisi umum yang menyebabkan seseorang merasa pengap dan menyakitkan di rongga hidung. Sinusitis kerap sulit dibedakan dari gejala pilek atau alergi. 

Melansir dari medicalnewstoday.com, Kamis (8/7/2021), berikut merupakan gejala sinusitis yang dapat membantu Anda membedakan antara infeksi sinus dan pilek. 

  1. Terasa Nyeri 

Cairan yang terperangkap di dalam sinus akan mengisi rongga sius dan menyebabkan rasa sakit dan tekanan yang amat hebat. Sinus memiliki sensitivitas terhadap sentuhan. Seseorang mungkin memiliki keinginan untuk bersin tetapi tidak dapat melakukannya. 

Rasa sakit dapat dirasakan di pipi, di sekitar mata dan hidung, atau dahi karena daerah tersebut merupakan tempat sinus berada. Terkadang, tekanan dan rasa sakit akan sangat terasa dan cukup untuk mengganggu tidur. 

  1. Sakit Kepala 

Tekanan dan rasa sakit sinusitis dapat menyebabkan sakit kepala di bagian depan kepala. Beberapa orang dapat menemukan rasa sakit yang menyebar ke tempat lain yang lebih luas bahkan hingga sakit pada leher. 

  1. Postnasal Dripnas

Postnasal Drip merupakan lender yang menetes dari hidung ke bagian belakang tenggorokan. Hal tersebut dapat menyebabkan serak dan tersumbat atau rasa tertekan pada tenggorokan atau mulut. 

  1. Kemacetan 

Infeksi sinus biasanya terjadi di mana cairan yang terperangkap di dalam sinus tempat virus, bakteri, atau jamur dapat tumbuh. Penumpukan cairan dan peradangan dapat menyebabkan seseorang merasa sesak. 

  1. Batuk 

Infeksi sinus dapat menyebabkan lender dan cairan Kembali ke tenggorokan yang dapat menyebabkan tenggorokan merasa gatal dan penuh. Sebagian orang berulang kali batuk untuk membersihkan tenggorokan, namun sebagiannya mengalami batuk yang tidak terkendali. 

  1. Demam 

Demam merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Beberapa orang mengalami demam dengan infeksi sinus. Gejala lainnya seperti menggigil, kelelahan, dan nyeri otot. 

  1. Lendir Berwarna Cerah 

Virus, bakteri, atau jamur dalam lender dapat berubah warna. Orang yang memiliki sinusitis akan mengeluarkan dahak berwarna hijau atau kuning. Begitu pula dengan lendir yang dikeluarkan dari hidung berwarna cerah. 

  1. Kelelahan 

Untuk melawan infeksi sinus seseorang membutuhkan energi sehingga sering merasa Lelah. Beberapa orang akan merasa Lelah karena tidak dapat bernapas dengan mudah atau kesakitan. 

  1. Bau Mulut 

Lendir yang disebabkan karena adanya sinusitis akan memiliki bau yang tidak sedap yang dapat menyebabkan bau mulut atau rasa rasa tidak enak di mulut. 

  1. Sakit Gigi 

Tekanan sinus yang kuat dapat menyebabkan nyeri pada gusi. Hal ini berakhir dengan merasakan sakit gigi, nyeri gusi, atau nyeri umum di mulut. 

Sinusitis dapat menghilang tanpa perawatan medis. Namun, ada beberapa hal yang dapat dilakukan seseorang di rumah untuk meredakan gejala misalnya dengan kompres hidung dengan air hangat atau rutin mencuci hidung.

Sumber : Bisnis.com