LaporCovid-19 Catat Ada 256 Pasien Covid-19 Meninggal Sebelum Ditangani

Petugas memakamkan jenazah Covid-19, di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Selasa (8/9/2020). Petugas administrasi TPU Pondok Ranggon mengatakan saat ini jumlah makam yang tersedia untuk jenazah dengan protokol Covid-19 tersisa 1.069 lubang makam dan diperkirakan akan habis pada Oktober apabila kasus kematian akibat Covid-19 terus meningkat. - Antara
09 Juli 2021 07:57 WIB Mutiara Nabila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Kasus kematian karena Covid-19 masih terus meningkat karena banyak rumah sakit penuh dan tak bisa lagi menerima pasien. Akibatnya, banyak warga yang positif virus Corona harus meregang nyawa sebelum sempat mendapat pertolongan.

Mengutip media sosial LaporCovid19, Kamis (8/7/2021), sampai dengan 3 Juli 2021 ada 256 orang meninggal dunia akibat Covid-19 saat melaksanakan isolasi mandiri di rumah atau dalam perjalanan mencari fasilitas kesehatan.

“Kami yakin kematian di luar fasilitas kesehatan bisa lebih tinggi dari ini karena tidak banyak catatan yang mengangkat persoalan tersebut,” ungkap LaporCovid19.

Pada Kamis (8/7/2021), Indonesia juga kembali mencatatkanrekor kasus sampai 38.391. Adapun, angka kematian sempat menembus 1.000 orang dalam sehari pada Rabu (7/7/2021).

Tak hanya masyarakat biasa, para tenaga kesehatan yang amat dibutuhkan tenaganya dalam penanganan pandemi pun banyak yang gugur.

Data Pusara Digital Tenaga Kesehatan Indonesia mencatat selama pandemi total sudah ada 1.067 tenaga kesehatan yang gugur sampai dengan 6 Juli 2021. Total selama pandemi, Virus SARS CoV-2 sudah merenggut 63.760 orang Indonesia.

Tenaga kesehatan yang mencatatkan kematian terbanyak ada dokter 405 orang, perawat 339 orang, bidan 167 orang, nakes lainnya 45 orang, dokter gigi 43 orang, ahli teknologi lab medic (ATLM) 32 orang, serta masih banyak dari cabang tenaga kesehatan lainnya.

Sumber : bisnis.com