Daya Saing Indonesia Merosot ke Peringkat 48, Infrastruktur Jadi Sorot
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Suasana salah satu pusat perbelanjaan di Jakarta, Kamis (19/3/2020). Bisnis/Arief Hermawan P
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Keuangan mencatat konsumsi rumah tangga meningkat saat Ramadan dan Idulfitri meskipun terdapat larangan mudik.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa ada faktor seasonal (musiman) pada kisaran Mei 2021 yang memengaruhi meningkatnya konsumsi rumah tangga. Menurutnya, hal tersebut ditunjukkan oleh sejumlah faktor.
Pertama, Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Mei 2021 yang mencapai 104,4, naik dari bulan sebelumnya yaitu 101,5. Kedua, Indeks Penjualan Ritel (Retail Sales Index) pada April 2021 melonjak hingga 15,6 persen, dan pada Mei 2021 sebesar 12,9 persen.
| Baca Juga : Dampak Pengetatan PPKM Bakal Terasa Mulai Kuartal III/2021 |
|---|
“Jadi, ini adalah kenaikan dua bulan berturut-turut yang cukup meyakinkan untuk menunjukkan adanya pemulihan kegiatan konsumsi,” kata Sri dalam konferensi pers APBN KiTa secara virtual, Senin (21/6/2021).
Ketiga, penjualan kendaraan bermotor mengalami loncatan besar secara tahunan (year-on-year/yoy). Sri Mulyani menyebut penjualan kendaraan bermotor pada April 2021 meningkat sebesar 900 persen dibandingkan dengan April 2021.
Sementara, terjadi peningkatan sebesar 1.444 persen pada Mei 2021 dibandingkan dengan bulan yang sama pada tahun sebelumnya.
“Kalau dilihat perbandingannya dengan [prapandemi], memang masih rendah. Namun, kalau dilihat dari bulan April dan Mei tahun lalu yang memang basisnya rendah, kita mengalami kenaikan,” jelas Sri Mulyani.
Dalam paparannya, dia lalu menyimpulkan bahwa pada beberapa periode ke depan, tren peningkatan konsumsi diperkirakan relatif tertahan mengikuti dua faktor, yaitu hingga tingkat vaksinasi terakselerasi secara signifikan dan tren kenaikan kasus dapat dikendalikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
KAI Bandara YIA membagikan merchandise kepada penumpang anak dalam peringatan Hari Anak Nasional 2026 di Stasiun Yogyakarta dan Stasiun YIA.
Sebanyak 113 SPPG di Bantul telah beroperasi untuk program MBG, sementara 22 unit lainnya masih belum berjalan karena berbagai kendala.
Lebih dari 40.000 kepesertaan BPJS Kesehatan di Gunungkidul kembali aktif setelah penonaktifan PBI akibat penerapan DTSEN.
Polresta Jogja menetapkan lima tersangka baru kasus Little Aresha Daycare. Total tersangka kini mencapai 32 orang dengan 157 anak menjadi korban.
Ekonom menilai penunjukan Destry Damayanti sebagai Pjs. Gubernur BI mampu menjaga kepercayaan pasar selama masa transisi kepemimpinan.