Satgas: Bali & Sulsel Keluar dari 5 Besar Covid, Digantikan DIY & Jabar

Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito - www.covid19.go.id
18 Juni 2021 10:07 WIB Aprianus Doni Tolok News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi di sejumlah kabupaten/kota. Hal itu sebagai imbas dari mobilitas penduduk pada masa libur Lebaran 2021.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan bahwa Provinsi Bali dan Sulawesi Selatan yang keluar dari daftar lima besar kenaikan tertinggi pascalebaran tahun ini dan digantikan oleh DIY dan Jawa Barat, mengindikasikan penyebab kenaikan kasus positif diisi oleh daerah asal dan tujuan mudik.

Dengan demikian, pada tahun ini kenaikan kasus tertinggi pada Minggu keempat pasca-Idulfitri seluruhnya diisi oleh provinsi dari pulau Jawa.

“Meskipun telah diberlakukan kebijakan peniadaan mudik sebelum dan setelah Idulfitri namun mobilitas penduduk keluar Jabodetabek sebelum Idulfitri serta mobilitas penduduk masuk ke Jabodetabek setelah Idulfitri tetap mengalami peningkatan yang signifikan,” paparnya dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Jumat (18/6/2021).

Selain itu, hal itu diperparah dengan kenaikan mobilitas penduduk ke pusat perbelanjaan dan tempat wisata selama periode Idulfitri di tengah perkotaan.

Fakta lain yang perlu mendapatkan sorotan, kata Wiku, adalah periode tambahan yaitu arus balik ke Jabotabek seminggu pascaIdulfitri.

Menurutnya, dampak dari suatu periode libur panjang biasanya terjadi 4-6 minggu, tapi dengan adanya tambahan tersebut bisa terjadi perpanjangan yakni mencapai 7-8 minggu.

Sumber : Bisnis.com