Pajak Transaksi Digital Luar Negeri Masuk Tahap Final, Ini Mekanismenya
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memberikan penjelasan saat berkunjung ke kantor redaksi Bisnis Indonesia, di Jakarta, Senin (13/7/2020). Bisnis/Dedi Gunawan
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Bappenas mendorong pembentukan Pusat Data Nasional (PDN). Suharso Monoarfa selaku Kepala Bappenas menyatakan bahwa selain meningkatkan kemudahan akses terhadap data, Pusat Data Nasional (PDN) juga bisa menghemat anggaran negara hingga Rp10,8 triliun per tahun.
Adapun, PDN milik Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) itu merupakan salah satu Major Project Transformasi Digital yang ditargetkan rampung pada 2022. Suharso menerangkan PDN akan berada di bawah Kemenkominfo dan dapat menghasilkan 2.700 konsolidasi dari seluruh pusat data, serta menghemat pemeliharaan aplikasi.
"Misalnya, pemeliharaan aplikasi sekitar Rp2,7 triliun per tahun, ini yang harus kita kurangi kalau kita sudah punya Data Center (PDN) yang dikerjakan bersama, itu akan terjadi 2.700 konsolidasi dari seluruh pusat data dan ini akan menghemat Rp8,1 triliun per tahun,” ujar Suharso dalam Rapat Pembahasan Multi Pihak Major Project Transformasi Digital dalam rangka Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, Kamis (27/5/2021).
Dia menyebutkan, jika hal tersebut bisa terjadi, maka kita setidak-tidaknya dana yang bisa dihemat mencapai Rp10,8 triliun per tahun.
Terkait dengan Major Project Transformasi Digital, project tersebut melaksanakan sejumlah amanat seperti Peraturan Presiden (Perpres) No. 95/2018 tentang Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik, Perpres No.39/2019 tentang Satu Data Indonesia, Undang-Undang (UU) No.11/2020 tentang Cipta Kerja, dan Perpres No. 18/2020 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024.
Menurut Suharso, proyek tersebut merupakan strategi Indonesia untuk mendorong penggunaan teknologi digital, meningkatkan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang berkelanjutan dan rendah karbon (ekonomi hijau), dan memastikan komitmen kementerian/lembaga dalam mendukung percepatan perluasan akses serta peningkatan infrastruktur digital.
Lalu pemanfaatan pada sektor-sektor strategis, dan berfungsi sebagai enabler transformasi digital dengan prinsip kedaulatan dan kemandirian digital.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah menyiapkan SPP TDLN untuk memungut PPN transaksi digital luar negeri. Sistem tersebut kini memasuki tahap akhir sebelum beroperasi.
Garuda Indonesia memperbarui Manage My Booking untuk memudahkan penumpang mengubah jadwal, rute, dan mengajukan refund secara mandiri.
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
QRIS telah menjadi bagian tak terpisahkan dari sistem pembayaran sehari-hari. Perannya bahkan telah menggantikan sistem pembayaran tunai.
Longsor di Desa Tamanayu, Lumajang, menewaskan Imron Rosadi dan anaknya Hilya setelah rumah mereka tertimpa material longsor.
Menperin Muhammad Sarmuji meminta Kadin memperkuat eksportir baru, investasi industri hulu, dan hilirisasi.