Dua Tahun Prabowo-Gibran, PHK Masih Menghantui dan Penciptaan Kerja Formal Jadi PR
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Kotak-kotak berisi vaksin Covid-19 tertumpuk saat proses produksi di Beijing Biological Products Institute, unit dari China National Biotec Group (CNBG), anak perusahaan Sinopharm di Kota Beijing, China, Jumat (26/2/2021). /ANTARA-REUTERS
Harianjogja.com, JAKARTA – Berdasarkan hasil studi terbaru dan hasil uji klinis dari yang dipublikasi jurnal kesehatan AS, vaksin Sinopharm efektif mencegah Covid-19.
Dua vaksin Sinopharm, dengan platform virus yang diinaktivasi, yang dikembangkan perusahaan China National Biotec Group Co. menunjukkan bisa mencegah keparahan infeksi masing-masing 72,8 persen dan 78,1 persen. Temuan ini dilaporkan melalui Journal of the American Medical Association (JAMA), Rabu (26/5/2021).
Vaksin asal China, termasuk dari Sinopharm dan Sinovac Biotech Ltd, telah menjadi vaksin utama yang digunakan di berbagai negara berkembang, dari Hungaria dan Serbia, sampai Seychelles dan Peru.
Sebelumnya, vaksinasi menggunakan dua jenis vaksin tersebut terus diawasi ketat karena produsennya sempat tidak memberikan data yang memadai terkait keamanan dan efikasi vaksinnya, serta sempat mendapat kritikan dari berbagai pihak atas hal tersebut.
Kurangnya transparansi tersebut menimbulkan keraguan bahwa kedua vaksin tersebut bisa mengurangi risiko parah jika terpapar Covid-19, terlebih setelah ada lonjakan kasus kembali setelah mayoritas penduduk divaksinasi, seperti yang terjadi di Seychelles dan Chili.
Penggunaan kedua vaksin tersebut juga sempat terhambat karena tak mendapat persetujuan dari regulator obat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Adapun, di Hong Kong dan Singapura masih meminta kedua perusahaan untuk menyertakan lebih banyak data pendukung.
Dilansir Bloomberg, studi yang dilakukan JAMA, yang melibatkan 40.832 orang dari Uni Emirat Arab, Bahrain, Mesir, dan Yordania. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok dan masing-masing mendapatkan dua suntikan vaksin dengan interval tiga pekan atau mendapatkan plasebo.
Dua pekan setelah suntikan kedua, infeksi tercatat berkembang pada 26 orang yang mendapatkan vaksin dengan nama bets WIV04, 21 orang dari yang diberikan vaksin HBO1, dan 95 orang yang mendapat suntikan plasebo.
Namun, tak ada relawan yang diberi vaksin aktif yang mengalami keparahan, dibandingkan dengan yang hanya diberikan plasebo. Hasilnya telah diberikan ke JAMA pada 17 Maret 2021 dan paper tersebut diterima pada 12 Mei 2021.
Namun, studi tersebut masih menunjukan kelemahan. Tes yang dilakukan masih cenderung banyak diberikan kepada pria, yang jumlahnya mencapai 85 persen dari relawan yang terlibat. Kurang dari 2 persen berusia 60 tahun atau lebih, dan kebanyakan kondisinya sehat.
Hasilnya, hanya ada sedikit bukti untuk menunjukkan efikasi dan keamanan vaksin bagi wanita, dan orang tua dengan penyakit bawaan tertentu.
WHO sudah memberikan izin salah satu vaksin Sinopharm pada awal Mei ini dan membuatnya bisa digunakan secara massal di seluruh dunia melalui Covax Facility yang bisa memberikan akses pada vaksin aman dan efektif.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran, persoalan PHK, kualitas pekerjaan, dan penciptaan lapangan kerja formal masih menjadi tantangan.
Sejumlah musisi dan UMKM mundur dari Rans Carnival. Kapolresta Sleman membantah isu pengerahan massa dan pembagian uang Rp50.000.
Bayern Munich ditahan Borussia Dortmund 2-2 dalam Der Klassiker. Fabio Silva menjadi penentu setelah gol Konrad Laimer dan Upamecano.
Bapanas menyebut dugaan pengoplosan 600 ton beras SPHP berpotensi merugikan negara Rp3,3 miliar akibat subsidi tak sampai ke masyarakat.
AC Milan mengalahkan Inter Milan 3-1 dalam Derby della Madonnina. Christian Pulisic, Adrien Rabiot, dan Diego Moreira menjadi pencetak gol.
Prabowo menerima 250 anggota Kadin dan 400 peserta P3MDI di Hambalang. Kadin melaporkan investasi domestik hampir Rp2.000 triliun.