Polres Wonogiri Gagalkan Penyelundupan 172 Liter Ciu dari Jateng ke Jatim
Anggota Polres Wonogiri menyita 115 botol ciu dengan total 172,5 liter pada Jumat (9/12/2022) malam. Minuman keras itu sedianya akan dikirim dari Mojolaban.
Pengumuman hulangnya Yulius. /Istimewa
Harianjogja.com, SRAGEN -- Petugas akhirnya berhasil mengidentifikasi jasad pria misterius yang ditemukan membusuk di Sungai Bengawan Solo, Dukuh Kembangan, RT 29, Sidodadi, Masaran, Sragen, Senin (24/5/2021) siang.
Jasad pria itu diketahui bernama Yulius Panon Pratomo, seorang seniman asal Jogja yang hilang di Solo sejak Minggu (23/5/2021) dini hari. Yulius dijadwalkan tinggal di Solo hingga 31 Mei guna mempersiapkan konser virtual, "Bermadah Bersama Maria".
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Sabtu (22/5/2021) malam, Yulius masih bersama teman-teman sesama seniman. Mereka berkoordinasi terkait persiapan konser. Namun, saat teman-teman terbangun dari tidur pada Minggu pagi, mereka tidak mendapati Yulius.
Baca juga: Bikin Pesanan Palsu ke Toko Roti, 4 Orang Ditangkap Polisi Bulaksumur
Teman-temannya sudah mencari keberadaan Yulius, namun mereka tidak menemukannya. Saat hilang, pria dengan ciri-ciri berambut keriting, tinggi 178 cm, berkulit sawo matang itu mengenakan kaus warna hitam.
Kemudian celana hitam, jaket biru donker, dan sandal jepit warna hitam. Keluarga langsung menuju ke RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen begitu mendengar kabar temuan jasad misterius dengan ciri-ciri seperti Yulius.
"Keluarga sudah melihat sendiri. Jenazah dipastikan A1 yakni Yulius," terang petugas forensik Kamar Jenazah RSUD dr Soehadi Prijonegoro Sragen, Dedy Saputro, Senin malam.
Terapung
Sebelumnya diberitakan, mayat pria misterius yang sudah membusuk ditemukan mengapung di Sungai Bengawan Solo, Dukuh Kembangan, RT 29, Desa Sidodadi, Masaran, Sragen, Senin (24/5/2021).
Jasad pria misterius di Sragen itu kali pertama diketahui warga dalam kondisi terapung di Sungai Bengawan Solo tepatnya di wilayah Kedungringin, Kebakkramat, Karanganyar, pada Senin pagi. Saat itu, jasad pria tersebut tampak hanyut ke bagian hilir sungai.
Baca juga: Perayaan Waisak 2021 di Borobudur Ditiadakan, di Vihara Boleh tapi Dibatasi
Melihat jasad mengapung di sungai, warga kemudian melapor ke aparat desa dan diteruskan ke Polsek Kebakkramat dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar.
Selanjutnya, BPBD Karanganyar berkoordinasi dengan BPBD Sragen untuk memantau Sungai Bengawan Solo di daerah hilir. Tim SAR gabungan kemudian memantau permukaan air Sungai Bengawan di sejumlah titik.
Tim akhirnya bisa menemukan jasad itu di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di Dukuh Kembangan, Desa Sidodadi, sekitar pukul 12.00 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Anggota Polres Wonogiri menyita 115 botol ciu dengan total 172,5 liter pada Jumat (9/12/2022) malam. Minuman keras itu sedianya akan dikirim dari Mojolaban.
Selain Hari Lahir Pancasila, 1 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Susu Sedunia dan Hari Orang Tua Sedunia. Simak sejarah dan makna ketiga peringatan terseb
Ramalan zodiak Senin 1 Juni 2026 untuk Aries hingga Pisces. Leo diprediksi bersinar, Virgo memperbaiki hubungan, Gemini menemukan peluang karier baru, sementara
Panduan lengkap agenda wisata dan hiburan Jogja Juni 2026. Info jadwal perhelatan Keroncong Plesiran Prambanan, ARTJOG, konser Nadin Amizah, hingga Jogja Marath
Jadwal penutupan pelayanan SIM Ditlantas Polda DIY pada Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026. Simak aturan ketat dispensasi satu hari bagi SIM yang kedaluwarsa.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.