Advertisement
Terminal di Jakarta akan Tes Acak Covid-19 Pelaku Perjalanan Darat
Tes Antigen bertarif Rp105.000 dapat dilakukan di 29 stasiun kereta api. - KAI
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemerintah telah menambah panjang waktu larangan mudik Lebaran 2021. Kepala Terminal Pulogebang Bernad Pasaribu menuturkan pihaknya bakal memberlakukan tes acak Genose atau rapid test antigen untuk pelaku perjalanan darat selama masa masa pengetatan mudik Idulfitri.
Kebijakan itu diambil setelah Satuan Tugas Penanganan Covid-19 mengeluarkan adendum Surat Edaran No. 13/2021 tentang Peniadaan Mudik Hari Raya Idulfitri Tahun 1442 Hijriah dan Upaya Pengendalian Penyebaran Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) Selama Bulan Suci Ramadan 1442 Hijriah.
Advertisement
Dari SE tersebut, pemerintah mengatur pengetatan persyaratan Pelaku Perjalanan Dalam Negeri (PPDN) selama H-14 peniadaan mudik yakni mulai 22 April - 5 Mei 2021.
Baca juga: Terungkap! Data Kualitas Udara China Direkayasa
Kemudian, masa pelarangan mudik 6 - 17 Mei 2021. Setelah itu, pemerintah kembali melakukan pengetatan persyaratan pelaku perjalanan dalam negeri pada 18 - 24 Mei 2021.
“Setahu saya addendum dan SE 13 Tahun 2021, tidak ada perubahan untuk transportasi umum darat. Jadi, sifatnya imbauan ataupun tes acak Genose atau rapid test antigen,” kata Bernad saat dikonfirmasi, Minggu (25/4/2021).
Dengan demikian, dia menegaskan, tidak ada perubahan kebijakan terkait mobilitas pelaku perjalanan darat selama masa pengetatan mudik Idulfitri.
Baca juga: Vaksin Covid-19 Diberikan Bersamaan dengan Vaksin Lain, Bolehkah?
Menurutnya, kebijakan pengetatan mudik hanya dikenakan pada moda transportasi laut, udara dan kereta api.
Ihwal moda transportasi darat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta hanya menerapkan tes Covid-19 secara acak diikuti himbauan kepada masyarakat untuk tidak mudik.
“Kalau seandainya ada yang terindikasi positif, kita arahkan yang bersangkutan keluar dari terminal dan tidak berangkat menuju tempat tujuan. Kita catat yang bersangkutan supaya kita menyampaikan kepada puskesmas,” jelasnya.
#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitangandengansabun
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Israel Beli 5.000 Bom Pintar Boeing, Pengiriman Mulai 2029
- OTT KPK: Uang Ratusan Juta Disita, Bupati Rejang Lebong Jadi Tersangka
- THR ASN 2026 Mulai Cair, Kemenkeu Salurkan Rp11,16 Triliun
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- KPK Periksa Budi Karya Sumadi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Kereta Api
Advertisement
30 Persen Talud Sungai di Jogja Rusak, Perbaikan Capai Rp100 Miliar
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPK Periksa ASN Bea Cukai Terkait Pemindahan Uang Miliaran
- BPOM Selidiki Penjualan Tramadol Bebas di Warung-Warung
- Dinkes Kota Jogja Telusuri Enam Kasus Campak Awal 2026
- Promo Ramadan AC Aqua 1/2 PK, Ini 5 Rekomendasi Terbaiknya
- Kuota Penonton PSIM vs Persijap di Bantul Naik Jadi 7.000 Orang
- Tol Bawen-Ambarawa Dibuka Fungsional Saat Mudik Lebaran
- KPK Periksa Japto Soerjosoemarno Terkait Kasus Rita Widyasari
Advertisement
Advertisement








