Peringati Hari Kartini, Puluhan Perempuan Bangsa Bagikan Takjil untuk Pengendara

Kader Perempuan Bangsa membagikan nasi boks kepada para pengendara yang melintas tepat di depan Kantor DPC PKB Kabupaten Magelang, Rabu (21/4/2021). - Ist/dok
21 April 2021 22:07 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG – Hari Kartini pada tahun ini tiba di Bulan Ramadan. Beragam cara dilakukan para perempuan untuk memperingati hari yang identik dengan emansipasi perempuan ini. Di Magelang, puluhan kader Perempuan Bangsa DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Magelang, membagikan 1000 nasi boks.

Pembagian nasi boks dilakukan Rabu (21/4/2021), sore hari, menjelang waktu berbuka puasa. “Kami juga sekaligus menyemarakkan Bulan Ramadan, jadi membagikan makanan agar bisa digunakan untuk takjil buka puasa,” kata Ketua DPC Perempuan Bangsa PKB Kabupaten Magelang, Hibatun Wafiroh, usai kegiatan.

Ia menyebutkan takjil itu dibagikan kepada para pengendara yang melintas tepat di depan Kantor DPC PKB setempat. Sebanyak 1.000 nasi boks ini terealisasi berkat kerjasama dengan para kader perempuan bangsa dibantu DPC PKB.

Baca juga: Sinetron Ikatan Cinta Pecahkan Rekor Dunia, Kemenparekraf Beri Penghargaan

"Alhamdulillah, hari ini terkumpul 1.000 nasi boks. Ini berkat kerjasama para kader Perempuan Bangsa dan DPC PKB Kabupaten Magelang. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat agar tetap semangat dan berjuang bersama-sama serta saling berbagi, ditengah pandemi Covid-19," ungkap Wafiroh.

Wafiroh yang juga anggota DPRD Kabupaten Magelang itu menambahkan kegiatan oleh para kader perempuan bangsa PKB ini, serentak dilakukan di seluruh Indonesia tepat saat memperingati Hari Kartini, dengan tema Berbagi Satu Juta Takjil untuk Indonesia.

Baca juga: Tambang Ilegal di Muara Opak Berhenti, Muncul Lagi di Sebelah Timur

Selain kegiatan ini, ia berharap ke depan akan terus berjuang bersama-sama para kader perempuan bangsa di Kabupaten Magelang, agar kuota 30 persen kursi DPRD Kabupaten Magelang bisa terpenuhi. Untuk saat ini, dari 50 kursi baru ada 7 kursi yang diisi perempuan. Padahal sesuai kuota 30 persen itu, paling tidak ada 15 kursi atau kurang 8 kursi lagi untuk diisi kader perempuan.

Upaya menarik minat perempuan untuk terjun ke politik akan dikemas dalam aktivitas hobi, seperti senam bersama, workshop, pengajian selapanan, kegiatan-kegiatan sosial, dan membentuk posko KDRT di Kantor DPC PKB.

“Beberapa kegiatan ini, endingnya adalah mengajak perempuan untuk terjun ke politik. Syukur dapat menambah kursi perempuan di DPRD Kabupaten Magelang dari PKB, agar memenuhi kuota 30 persen," katanya.