Indonesia Sudah Punya 59,5 Juta Bahan Baku Vaksin Covid-19, Ini Perinciannya

Petugas menurunkan kontainer berisi vaksin Covid-19 saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Selasa (12/1/2021). ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
18 April 2021 16:27 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah bahan baku vaksin Covid-19 yang dimiliki Indonesia telah mencapai hampir 60 juta bulk. 

Sebanyak 6 Juta bahan baku (bulk) vaksin Sinovac tiba di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Minggu (18/4/2021). Hingga kini total bahan baku vaksin Covid-19 yang telah tiba di Indonesia mencapai 59,5 juta.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa kedatangan tambahan bahan baku tersebut merupakan bagian dari pengiriman 140 juta bahan baku vaksin Sinovac yang bakal diterima selama 2021.

“Sudah kita terima vaksin Sinovac adalah 59,5 bulk dan menjadi dosis akan jadi sekitar sampai 47 juta dosis,” kata Menkes melalui siaran Youtube Setpres, Minggu (18/4/2021).

Saat ini, kata dia, sudah ada sekitar 22 juta dosis dari 46 juta yang masuk, yang sudah diterima dan telah didistribusikan ke seluruh daerah.

Selain itu, dalam satu bulan ke depan pemerintah akan menerima tambahan sekitar 20-an juta dosis haril produksi Bio Farma untuk disalurkan ke daerah.

“Sengan demikian kita harapkan program vaksinasi seluruh kabupaten kota madya berjalan untuk bulan April dan Mei lancar dan juga dengan baik,” katanya.

BACA JUGA: Presentasi Dua Menit Anies Mampu Pengaruhi Sekjen PBB

Adapun, jumlah 59,5 juta bahan baku vaksin Covid-19 ini berasal dari empat tahapan kedatangan vaksinasi yaitu tahap ketiga, keempat, kelima, ketujuh dan kedelapan. Sementara tahapan pertama, kedua dan keenam merupakan produk jadi vaksin Sinovac dan AstraZeneca.

Bahan baku vaksin tahap ketiga pada 12 Januari 2021 mencapai 15 juta dosis ditambah 1,5 juta overfill. Kemudian tahap keempat pada 2 Februari tiba 10 juta dosis bahan baku ditambah 1 juta dosis overfill.

Tahap kelima atau pada 2 Maret, 10 juta bahan baku masuk ke Indonesia dan terbaru 16 juta tiba di Tanah Air pada 25 Maret 2021.

Sementara itu, tahap kedelapan pada 18 April tiba 6 juta bahan baku sehingga total 59,5 juta bulk vaksin. Bahan baku tersebut kemudian diolah oleh PT Bio Farma menjadi barang jadi.

Sumber : Bisnis.com