Rupiah Tertekan, Pekan Depan Bisa Tembus Rp17.950
Rupiah diprediksi bergerak di Rp17.800–Rp17.950 per dolar AS, tertekan sentimen fiskal dan arus modal asing.
Logo Pelni
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni sedang diterpa masalah yakni adanya kabar pemecatan pejabat perseroan akibat acara Kajian Ramadan.
Pihak Pelni membantah kabar adanya Kasus itu sempat mengemuka karena cuitan dari akun twitter Komisaris Pelni Kristia Budiyarto yang dikenal dengan sapaan Kang Dede.
Kepala Kesekretariatan Perusahaan PT Pelni Opik Taufik menyampaikan permohonan maaf terkait kabar tersebut. Ia memastikan persoalan tersebut hanya terkait dengan kelalaian perizinan saja. Kegiatan Ramadan juga akan tetap berlangsung.
"Kami secara korporasi meminta maaf dengan keadaan yang ada, kejadian yang kemarin, kami klarifikasi bahwa terkait isu tentang pencopotan itu memang tidak ada," ujarnya, Rabu (14/4/2021).
Kegiatan Ramadan pun dipastikan Opik tetap berlangsung.
Opik menegaskan sudah mendapatkan penceramah-penceramah sesuai rekomendasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kegiatan tersebut tetap berjalan secara daring, setiap hari Senin setelah zuhur.
Perseroan, lanjutnya, sudah mengundang manajemen dan pengurus yang terlibat dalam kegiatan tersebut. Selanjutnya pengurus sudah melakukan klarifikasi.
"Kami sudah melakukan pemeriksaan dan hanya ada kelalaian perizinan saja. Jadi kami secara manajemen sudah melakukan peneguran kepada panitia dan tidak ada pencopotan sama sekali, jadi secara operasional kegiatan perusahaan tetap berjalan," imbuhnya.
Klarifikasi tersebut dibuat menyusul informasi terdapat dua petinggi Pelni yang dinonaktifkan akibat permasalahan administrasi.
Kabar PT Pelni (persero) mencopot pejabat yang menyelenggarakan kajian Ramadan secara daring (online) yang mengatasnamakan perusahaan tanpa izin direksi terlontar lewat cuitan Komisaris Independen Pelni Dede Budhyarto.
Kang Dede mengatakan pencopotan itu dilakukan sebagai pelajaran kepada seluruh BUMN agar tidak segan memecat pegawai yang terlibat radikalisme.
"Pejabat yang terkait dengan kepanitiaan acara tersebut telah dicopot. Ini pelajaran sekaligus warning (peringatan) kepada seluruh BUMN, jangan segan-segan mencopot ataupun memecat pegawainya yang terlibat radikalisme. Jangan beri ruang sedikit pun, berangus," ujarnya lewat akun Twitter @kangdede78 pada Kamis (8/4/2021).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
4 kebiasaan setelah jam 5 sore yang wajib dihindari agar tekanan darah stabil: kafein, garam, alkohol, dan stres. Simak rekomendasi pakar kesehatan.
Meta luncurkan Pocket, aplikasi AI untuk membuat gim & aplikasi interaktif tanpa kode. Cukup dengan prompt, siapa pun bisa jadi kreator.
Justin Kluivert di-bully warganet Indonesia usai gagal penalti di Piala Dunia 2026. KNVB lapor polisi. Simak kronologi dan kaitannya dengan Patrick Kluivert.
Krisis BBM di Rusia dorong lonjakan permintaan mobil listrik China. Penjualan naik dari 2-3 unit/bulan jadi 2-3 unit/hari.
10 rekomendasi film Juli 2026: Spider-Man, Moana live action, Petaka Gunung Welirang, dan banyak lagi. Catat jadwal tayangnya dan siapkan daftar tontonan Anda!