Jokowi Ungkap Pesan Penting di Balik Candi Prambanan

Presiden Joko Widodo (Jokowi). - Ist/ dok Biro Pers Setpres
27 Maret 2021 21:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN - Presiden Joko Widodo melihat ada pesan penting di balik keberadaan Candi Prambanan. Hal itu diungkapkan dalam perayaan puncak Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1943 dilangsungkan di Candi Prambanan, Sabtu (27/3/2021).

Dilihat dari letaknya, Candi Prambanan itu dibangun berdampingan dengan Candi Sewu yang bercorak Buddha. Menurutnya, dua candi tersebut menjadi simbol adanya toleransi dan hidup rukun antarumat beragama pada masa pembangunannya.

"Ini mengajarkan kepada kita semua bahwa toleransi dan hidup rukun berdampingan antarumat beragama sudah dipraktikan sejak dulu. Bhinneka tunggal ika merupakan DNA bangsa Indonesia," kata Jokowi dalam sambutannya yang ditayangkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu.

Baca juga: Daripada Dikelola Pemkab Kulonprogo, Dewan Lebih Setuju Gerbang Samudra Raksa Ditangani Swasta

Di luar itu, penyelenggaran puncak Hari Suci Nyepi Tahun Saka 1943 yang bertema "Kolaborasi dalam Harmoni Menuju Indonesia Maju" itu dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Jokowi pun mengapresiasi atas perayaan keagamaan yang tetap peduli akan adanya pandemi Covid-19.

Dalam kesempatan yang sama, Jokowi juga menyampaikan ucapan selamat bagi umat Hindu yang tengah memperingati Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1943. Sejatinya peringatan Nyepi kali ini dikatakan Jokowi bisa menjadi momentum untuk intropeksi diri.

"Saya mengajak umat Hindu di seluruh Tanah Air menjadikan peringatan Nyepi tahun ini menjadi momentum untuk introspeksi serta menata kembali sikap dan perilaku kita dalam menjaga keharmonisan dengan alam, dengan sesama, dan dengan Sang Pencipta. Sehingga pergantian tahun baru Saka ini akan bisa memberikan vibrasi positif bagi kehidupan kita," katanya.

Sumber : Suara.com