Jangan Sepelekan! 3 Hal Ini Termasuk Pelecehan Seksual di Ruang Publik

Pelecehan di tempat umum adalah pengalaman yang merendahkan perempuan dan laki-laki yang tidak memandang orientasi seksual, budaya, dan keyakinan yang akhirnya menyebabkan mereka meragukan pengalaman mereka sendiri. - standup/international.com
08 Maret 2021 17:37 WIB Janlika Putri Indah Sari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus pelecehan pada wanita masih terus terjadi di berbagai negara, termasuk Indoneisa.

Anindya Restuvaini, Co-Director Hollaback! Jakarta, mengatakan sampai saat ini masih banyak tak orang yang belum paham tentang pelecehan di tempat umum atau ruang publik.

“Minimnya edukasi yang dipahami oleh masyarakat akan kasus ini membuat hal seperti ini jadi di normalkan. Masyarakat atau korban jadi enggan untuk melaporkan mengenai perlakukan tidak menyenangkan tersebut. Maka dari itu sangat pentung edukasi megenai topik ini guna mencegah pelecehan di ruang publik,” kata Anindya secara virtual, Senin (8/3/2021).

Untuk itu, Hollaback! Jakarta membagikan 3 jenis pelecehan perempuan di ruang publik :

1. Catcalling

Catcalling merupakan salah satu bentuk pelecehan seksual dalam bentuk kekerasan verbal. Perlakuan ini akan berdampak pada psikis. Misalnya adanya nuansa seksual dalam ucapan, komentar, siulan, atau pujian dari pelaku pada korban.

2. Menyentuh Fisik

Menyentuh seseorang di bagian tubuh manapun tanpa persetujuan, apalagi jika menyebabkan orang yang bersangkutan merasa tidak nyaman.

3. Memandangi Secara Berlebihan

Memandangi seseorang secara lama dengan tanpa alasan hingga membuat tidak nyaman juga termasuk pelecehan seksual di ruang publik.

Sumber : bisnis.com