Pelantikan Wali Kota Solo Dikawal Paspampres

Wali Kota Solo terpilih, Gibran Rakabuming Raka (kedua dari kiri), bersama Wakil Wali Kota Solo terpilih, Teguh Prakosa, saat geladi bersih pelantikan di Gedung DPRD Solo, Kamis (25/2/2021). JIBI - Solopos/Nicolous Irawan
26 Februari 2021 08:37 WIB Ichsan Kholif Rahman News Share :

Harianjogja.com, SOLO - Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak mengatakan, sebanyak 375 personel gabungan Polri, TNI, dan Satpol PP, diterjunkan mengamankan secara ketat jalannya pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Solo pada Jumat (26/2/2021).

Menurutnya, pengamanan secara personal Gibran Rakabuming Raka sebagai putra Presiden Joko Widodo atau Jokowi tetap dilakukan Paspampres. Adapun, kepolisian bertugas mengamankan jalannya pelantikan dan situasi Solo.

Kapolresta Solo mengatakan hal itu kepada wartawan pada Kamis (25/2/2021).

BACA JUGA : Mendaftar Pilkada Solo 2020, Ini Daftar Riwayat Hidup Gibran

Menurut dia, jajaran Polresta Solo tetap menyebar tim penyidik kerumunan ke seluruh kecamatan Kota Solo meskipun pelantikan digelar secara daring.

Dikatakan, enam tim khusus pengurai kerumunan turut disebar di seluruh kecamatan menyisir seluruh wilayah mengantisipasi kerumunan atau konvoi massa selama pelantikan Wali Kota Solo.

“Tim yang bergerak juga kami siapkan. Sedangkan tim yang bersiaga di lokasi pelantikan memastikan tidak ada massa yang datang. Proses pelantikan itu informasinya terbatas,” paparnya.

Kapolresta memastikan konvoi sepeda motor tetap dilarang untuk menghindari kerumunan. Ia mengimbau massa pendukung tidak datang ke lokasi acara pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kantor DPRD Solo.

BACA JUGA : Besok Pagi, Putra Sulung Jokowi Gibran Resmi Jadi Wali

"Mari bersama-sama menjaga situasi Solo di tengah pandemi. Berbagai acara kerumunan dan konvoi jelas dilarang. Seluruh pihak juga telah sepakat menjaga situasi kemanan dan ketertiban Solo,” katanya.

Kapolresta menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pimpinan parpol pengusung dan pendukung Gibran-Teguh pada Pilkada 2020 agar tidak mengerahkan massa saat pelantikan. Ia meminta kalau mau merayakan cukup di rumah masing-masing.

Sumber : JIBI/Solopos