Pasang Cincin di Kemaluan Demi Senangkan Pacar, Pria Ini Terpaksa Harus Dioperasi

Ilustrasi penis - alat kemaluan/Freepik
20 Februari 2021 22:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Maksud hati ingin menyenangkan pasangan dengan memperbesar alat kemaluan, seorang pria di Thailand berujung operasi.

Seorang pria di Thailand dilarikan ke rumah sakit karena keluhan yang tak umum, yaitu cincin tersangkut di alat kelaminnya. Ia bereksperimen dengan cincin baja untuk memperbesar kemaluan, namun gagal.

Menyadur The Sun Sabtu (20/2/2021), pria ini mengatakan kepada dokter bahwa ia terlalu bersemangat menemukan teman kencan untuk menghabiskan malam Valentine.

Untuk mengesankan teman wanitanya, ia berencana memperbesar kemaluan dengan cara memasukkan cincin ke batang alat kelamin agar darah masuk ke kelenjar.

BACA JUGA: Berhasil Diketahui, Kubah Lava Kedua Gunung Merapi Ternyata Lebih Besar dari Sebelumnya

Ia memasukkan mur baja ukuran 3 cm dengan bantuan baby oil. Tapi, kelaminnya justru bengkak keesokan hari. Pria ini lantas dilarikan ke rumah sakit di ibu kota.

"Saya takut kelaminnya diamputasi. Bengkaknya sangat besar hingga saya pikir itu akan meledak."

Petugas medis langsung bekerja dengan alat-alat yang tak biasa ditemui di rumah sakit, seperti tang berbagai ukuran, gerinda hingga lempengan besi untuk melindungi alat vital.

Pria ini meringis kesakitan di ranjang rumah sakit saat dokter mulai menggunakan gerinda untuk memotong cincin. Butuh waktu sekitar 60 menit untuk bisa membebaskan kelaminnya dari baja itu.

Setelah berhasil memotong cincin, ia diberi antibiotik dan krim antiradang untuk mengurangi pembengkakan.

"Biasanya cincin hanya tersangkut di jari, jadi sangat mengejutkan ketika melihat itu tersangkut di alat vital," ujar Winnai Pong, salah satu staf medis yang terlibat.

"Kami tidak khawatir ketika memotong mur, karena itu pakai teknik yang sama dengan cincin di jari, tapi kami hanya khawatir tentang rasa sakit yang akan dialami pria itu saat melepaskannya."

Dokter mengatakan kecelakaan itu tidak meninggalkan kerusakan permanen dan kelaminnya akan berfungsi normal setelah istirahat beberapa minggu.

Sumber : Suara.com