Arah Baru Pembangunan Magelang Mulai Disusun dari Pendopo
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina makan siang di warung "Bu Atmo" di Jalan Jendralan Kota Magelang, Rabu (17/2/2021). /Ist-dok Prokompim Pemkot Magelang
Harianjogja.com, MAGELANG - Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito dan Wakil Wali Kota Magelang Windarti Agustina mengakhiri jabatannya pada Rabu (17/1/2021). Keduanya menyempatkan diri untuk makan siang di warung "Bu Atmo" di Jalan Jendralan Kota Magelang, sebelum melaksanakan serah terima jabatan Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Magelang, Rabu (17/2/2021).
Sigit dan Windarti memilih untuk makan siang di warung sop senerek itu karena merupakan warung yang sudah melegenda di Kota Magelang. Bahkan, sudah menjadi langganan Sigit Widyonindito sejak dirinya bertugas di Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Saat itu, kantor DPU masih di belakang kantor Walikota lama yang sekarang menjadi kantor PDAM Kota Magelang.
Plt Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kota Magelang Tri Yamto Sutrisno mengatakan seperti yang disampaikan pada saat apel pagi, Sigit akan tinggal di Semarang setelah tidak lagi menjadi Wali Kota Magelang. Sedangkan Windarti, akan kembali ke rumahnya di Kampung Nambangan.
Baca juga: Sebentar Lagi Ujian Penilaian Tengah Semester, Ini Tips Menghadapinya
"Sebelum beliau ke Semarang untuk tinggal di sana, beliau ingin mampir, sambil nostalgia, sekaligus menengok Bu Atmo yang sedang sakit," terang Tri.
Siang itu, keduanya mengajak serta beberapa pejabat di jajarannya dan awak media untuk makan sop khas Magelang itu. Meski singkat, suasana hangat dan akrab tercipta di warung sederhana tersebut.
Usai makan siang, keduanya menghadiri serah terima jabatan (sertijab) Wali Kota Magelang dan Wakil Wali Kota Magelang kepada Pelaksana harian (Plh) Wali Kota, yang dijabat oleh Sekda Kota Magelang Joko Budiyono. Sertijab dilaksanakan di Pendopo Pengabdian, Kompleks rumah jabatan Wali Kota Magelang atau sekitar 2 kilometer dari warung "Bu Atmo".
Baca juga: Rekruitmen CPNS dan PPPK 2021 Dibuka April-Mei
Sementara itu, Asih (41) salah satu keponakan Bu Atmo, menceritakan Sigit Widyonindito memang sudah berlangganan makan sop senerek sejak lama. Selain makan langsung di warung, Sigit juga kerap mengutus pegawainya untuk membungkus.
"Pak Sigit itu pelanggan setia kami, sejak lama. Sering makan di warung, tapi sering juga ada pegawainya yang diutus buat mbungkus. Buat sarapan dan makan siang," ujar Asih, warga Kampung Meteseh itu.
Asih mengakui, Sigit adalah sosok yang baik, ramah dan karismatik. Selama menjadi Wali Kota Magelang juga tidak malu meskipun makan di warung sederhana.
"Pak Sigit itu baik, ramah sama semua orang, karismatik. Ga malu walaupun makan di warung kami. Saya doakan Pak Sigit dan keluarga sehat, panjang umur. Kota Magelang jadi maju," tutur Asih. (*)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
RKPD Magelang 2027 fokus pada SDM dan ekonomi inklusif dengan target pertumbuhan 5,16 persen dan penurunan kemiskinan
Federasi Sepak Bola Laos melaporkan dugaan match fixing yang menyeret Timnas Laos di Piala AFF 2026. Polisi diminta menyelidiki indikasi manipulasi pertandingan
Xiaomi resmi meluncurkan HyperOS 4 di China. Sistem operasi terbaru ini membawa desain transparan ala kaca, AI Assistant 2.0, performa lebih cepat, dan fitur li
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY bersama DPRD DIY terus menggaungkan semangat literasi melalui bedah buku Homepower
Pendapatan transfer Kulonprogo turun Rp114,66 miliar pada APBD Perubahan 2026. DPRD meminta Pemkab mengubah strategi fiskal.
Sejumlah investor menggugat Selena Gomez terkait startup kesehatan mental Wondermind. Mereka menuding ada penyesatan informasi bisnis dan menuntut pengembalian