DIY Masuk 26 Provinsi Berpotensi Potensi Hujan Lebat Disertai Angin Kencang Sepekan ke Depan

BMKG memprediksi potensi hujan intensitas lebat di 26 provinsi dalam sepekan ke depan. - www.bmkg.go.id
11 Februari 2021 09:17 WIB Nancy Junita News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Puncak musim hujan di Indonesia telah tiba. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat sebagian besar wilayah Indonesia (96 persen dari 342 Zona Musim) saat ini telah memasuki musim hujan.

Hal ini juga telah diprediksi sejak Agustus 2020 lalu, bahwa terkait dengan puncak musim hujan akan terjadi pada Januari - Februari 2021 di sebagian Sumatera bagian selatan, sebagian besar Jawa termasuk DKI Jakarta, sebagian Kalimantan, Bali, Nusa Tenggara, sebagian Sulawesi, sebagian Maluku, sebagian Papua Barat dan bagian selatan Papua.

Berdasarkan kondisi tersebut, maka kewaspadaan akan potensi cuaca ekstrem harus terus ditingkatkan.

Dikutip dari keterangan tertulis BMKG, Kamis (11/2/2021), berdasarkan analisi menunjukkan bahwa kondisi dinamika atmosfer yang tidak stabil dalam beberapa hari ke depan dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Indonesia.

Hal ini disebabkan oleh munculnya pusat tekanan rendah di sekitar wilayah Australia dan munculnya sirkulasi siklonik di sekitar wilayah utara Indonesia, sehingga mempengaruhi pola arah dan kecepatan angin yang dapat meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar wilayah Indonesia.

Selain itu, kondisi labilitas atmosfer yang kuat di sebagian wilayah Indonesia dapat turut berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan awan hujan dalam skala lokal.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam periode sepekan ke depan curah hujan dengan intensitas lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang berpotensi terjadi di wilayah berikut:

1.Aceh

2.Sumatera Utara

3.Sumatera Barat

4.Jambi

5.Bengkulu

6.Sumatera Selatan

7.Lampung

8.Banten

9.Jawa Barat

10.Jawa Tengah

11.DI Yogyakarta

12.Jawa Timur

13.Bali

14.Nusa Tenggara Barat

15.Nusa Tenggara Timur

16.Kalimantan Tengah

17.Kalimantan Selatan

18.Kalimantan Timur

19.Kalimantan Utara

20.Sulawesi Tengah

21.Sulawesi Selatan

22.Sulawesi Tenggara

23.Maluku Utara

24.Maluku

25.Papua Barat

26.Papua

 

Sumber : Bisnis.com