Polri Minta Dino Patti Djalal Buat Laporan Resmi Terkait Pencurian Sertifikat

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus saat berada di Polres Metro Jakarta Pusat, Rabu (11/11/2020). - Antara/Livia Kristianti
10 Februari 2021 14:17 WIB Sholahuddin Al Ayyubi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Polda Metro Jaya mengimbau mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal untuk membuat laporan ke polisi terkait perkara dugaan tindak pidana pencurian atau pemalsuan sertifikat rumah.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengemukakan bahwa kepolisian baru bisa bergerak untuk mengusut perkara itu jika korban membuat laporan di SPKT Polda Metro Jaya.

BACA JUGA : Ini Modus-Modus Mafia Tanah di Indonesia

"Segera buat laporan kepolisian ke kami, jadi kami bisa bertindak cepat menangani kasus ini," tutur Yusri kepada JIBI/Bisnis, Rabu (10/2/2021).

Menurut Yusri, Polda Metro Jaya sudah seringkali menangani perkara tindak pidana pemalsuan atau pencurian sertifikat rumah dan menangkap para tersangka kasus itu sepanjang tahun 2020. Namun, Yusri tidak memerinci berapa kasus pemalsuan dan pencurian sertifikat rumah yang ditangani Polda Metro Jaya.

"Kita sudah sering menangani perkara ini. Jadi harus segera buat laporan polisi biar bisa kami tangani," katanya.

Dino Patti Djalal juga telah meminta perhatian Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Fadil Imran untuk meringkus komplotan mafia tanah.

BACA JUGA : Sertifikat Elektronik Diyakini Bakal Bikin Mafia Tanah Gigit Jari

Hal itu diungkapkan pendiri dan ketua Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI) ini melalui akun Twitter resminya, Selasa (9/2/2021) 20.00 WIB.

Pasalnya, dia mengalaminya langsung bahwa sertifikat rumah milik ibunya ternyata telah beralih nama di Badan Pertanahan Nasional (BPN) tanpa akta jual beli atau AJB. Dino pun mengimbau masyarakata agar waspada dengan komplotan pencuri sertifikat rumah dan berani melawannya.

"Sy mohon perhatian Gubernur + Kapolda Metro utk meringkus SEMUA komplotan mafia tanah yg kiprahnya semakin rugikan + resahkan rakyat. Sy juga harap masyarakat agar berani lawan mafia tanah. Para korban mafia tanah agar bersatu melawan mrk," tulisnya dalam sebuah utasan di Twitter.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia