Sindiran Pedas untuk Moeldoko, Demokrat:Kalau Mau Nyapres 2024 Bikin KTA Dulu

Kepala Staf Presiden Moeldoko. - Suara/Ria Rizki
03 Februari 2021 07:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Polemik antara Partai Demokrat dengan Kepala Kantor Staf Kpresidenan Moeldoko terus berlanjut.

Partai Demokrat menyebut pengambilalihan kepemipinan Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) untuk pencapresan Moeldoko di tahun 2024 mendatang. Hal itu berdasarkan hasil pertemuan yang dihimpun Partai Demokrat.

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan DPP Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra mengatakan, kader yang berupaya kudeta AHY melakukan pertemuan dengan sejumlah pimpinan daerah Partai Demokrat di Jakarta.

"Berdasarkan keterangan yang kami miliki, pembahasan utama dalam pertemuan itu adalah rencana mengusung KSP Moeldoko sebagai Calon Presiden 2024," kata Harzaky dalam video yang diterima oleh MNC Portal Indonesia, Selasa (2/2/2021).

Menurut dia, pertemuan tersebut dilakukan secara terstruktur dan sistematis. Mereka menjamin semua keperluan mulai dari tiket perjalanan, penjemputan di bandara hingga penginapan serta konsumsi ditanggung.

Dalam pertemuan tersebut juga membahas dengan agenda melakukan kongres luar biasa (KLB) dengan mengusung Moeldoko sebagai pengganti AHY sebagai ketua umum Partai Demokrat.

Herzaky mengatakan jika Moeldoko ingin menjadi Capres 2024 melalui Partai Demokrat harus membuat kartu tanda anggota.

"Ya bikin Kartu Tanda Anggota dulu sebagai kader Partai Demokrat. Jangan tiba-tiba ingin menjadi Ketua Umum, apalagi melalui Kongres Luar Biasa. Itu saja sudah salah besar. Itu inkonstitusional," kata dia.

Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "Sindiran Nyelekit Demokrat untuk Moeldoko: Jika Mau Jadi Capres 2024 Bikin KTA Dulu"

Sumber : Okezone.com