MSCI Kaji Rencana Downgrade Saham RI, OJK Siapkan Reformasi Pasar
MSCI mengkaji status pasar saham Indonesia melalui enam poin utama, mulai dari transparansi free float hingga penegakan hukum dan tata kelola.
Presiden Joko Widodo (tengah) bersiap disuntik dosis pertama vaksin COVID-19 produksi Sinovac oleh vaksinator Wakil Ketua Dokter Kepresidenan Prof Abdul Mutalib (kanan) di beranda Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). /ANTARA FOTO-Setpres
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan menerima suntikan vaksin Covid-19 produksi Sinovac untuk kali kedua pada Rabu (27/1/2021).
Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono mengatakan, rencananya vaksinasi akan kembali dilakukan di Istana Merdeka, Jakarta.
"Rencananya Bapak Presiden akan menerima vaksin tahap kedua besok Rabu (27/1), sesuai jadwal yang telah ditentukan," ujar Heru di Jakarta, Selasa (26/1/2021).
Baca juga: Kasus Kerumunan Disetop, Raffi Ahmad Tetap Jalani Sidang Besok
Untuk diketahui, Vaksin CoronaVac yang diproduksi Sinovac tersebut membutuhkan dua kali penyuntikan masing-masing sebanyak 0,5 mililiter dengan jarak waktu 14 hari.
Sebelumnya, Jokowi menerima suntikan pertama pada 13 Januari 2021 lalu. Penyuntikan perdana kepada Jokowi sebagai tanda dimulainya program vaksinasi Covid-19.
Baca juga: Nicholas Saputra: Kita Sudah Mengalami Pandemi Lama, Tentu Butuh Rekreasi
Jokowi menerima suntikan vaksinasi dosis pertama bersama sejumlah perwakilan dari berbagai latar belakang. Penyuntikan vaksin dilaksanakan di beranda Istana Merdeka.
Mereka yang ikut bersama menerima suntikan vaksis dosis pertama bersama Jokowi diataranya Ketua Umum PB IDI Daeng Mohammad Faqih, Kepala BPOM Penny Kusumastuti Lukito, Ketua Kadin Rosan Perkasa Roeslani, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Idham Azis, Artis Raffi Ahmad, tokoh agama, perwakilan bidan perawat, perwakilan apoteker, perwakilan buruh dan perwakilan pedagang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
MSCI mengkaji status pasar saham Indonesia melalui enam poin utama, mulai dari transparansi free float hingga penegakan hukum dan tata kelola.
BMKG memperingatkan potensi gelombang 2,5–4 meter, banjir rob di sejumlah pesisir, serta cuaca ekstrem lokal di Indonesia.
John Rachmat menilai pemberantasan saham gorengan dan transparansi kepemilikan menjadi kunci mencegah pasar modal RI turun ke standalone market.
Harga pangan Jakarta 17 Oktober 2026 menunjukkan cabai keriting turun menjadi Rp63.750/kg, sedangkan Minyakita naik menjadi Rp19.350/liter
Bank Jateng dan Kemenag Jawa Tengah memperkuat kerja sama layanan perbankan, penyaluran gaji pegawai, pembayaran digital QRIS, serta pengembangan ekonomi
KPK menyebut Nusron Wahid absen dalam dua panggilan pemeriksaan karena agenda lain dan perjalanan dinas ke Malaysia.