Advertisement
Kabar Duka: Dirut Batik Air Capt Achmad Luthfie Meninggal Dunia
Pesawat Batik Air di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jakarta, Rabu (14/2/2019). Bisnis - Nurul Hidayat
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Maskapai penerbangan Batik Air tengah berduka. Pucuk pimpinan perseroan tersebut meninggal dunia pada hari ini, Sabtu (23/1/2021).
Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Luthfie meninggal Rumah Sakit EMC Cipondoh Tangerang. Almarhum akan dimakamkan di TPU Selapajang Jalan Surya Dharma, Minggu (24/1/2021) ini.
Advertisement
Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro mengatakan manajemen, karyawan, awak pesawat Batik Air dan Lion Air Group menyampaikan rasa duka cita mendalam serta mengiringi doa terbaik kepada almarhum Capt. Achmad Luthfie.
Batik Air memohon dengan segala keikhalasan dan keridhoan dari kita semua untuk mendoakan yang terbaik dan memaafkan atas segala kesalahan dan kekhilafan almarhum.
"Almarhum Capt. Achmad Luthfie merupakan sahabat, teman, kerabat serta tim seperjuangan dan salah satu atau seorang bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan perusahaan Lion Air Group sejak berdiri hingga saat ini," ujar Danang melalui keterangan resmi, Sabtu (23/1/2021).

Direktur Utama Batik Air Capt. Achmad Luthfie (ketiga dari kanan) saat acar penyerahan sertifikat IOSA, November 2016./batikair.com
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 7 Februari 2026, Lengkap dari Palur-Tugu
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Gempa Pacitan M 6,4 Dini Hari, Getaran Terasa Hingga Jogja
- BMKG Catat Gempa Pacitan M6,4, Tak Menimbulkan Tsunami
- Gempa Pacitan Magnitudo 6,4 Ganggu KA Lodaya Jalur Selatan
- BMKG Ungkap Penyebab Gempa Pacitan M6,2 Dipicu Subduksi
- DIY di Jalur Aktif Bumi: Mengapa Gempa Bumi Kerap Mengguncang Jogja
- 247 Guru Honorer Bantul Belum Diangkat P3K Paruh Waktu
- Pemkab Bantul Siapkan Rp2,4 Miliar Tangani Dampak Bencana di 14 Titik
Advertisement
Advertisement



