Advertisement
Di Indonesia Ada 17.463 Warga Berusia 100-115 Tahun
Warga berolahraga saat hari bebas berkendara atau Car Free Day (CFD) di kawasan Jalan M.H. Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6/2020). Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta memisahkan jalur untuk pesepeda, olahraga lari, dan jalan kaki saat CFD pertama pada masa pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. ANTARA FOTO - Galih Pradipta
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Jumlah penduduk Indonesia pada semester II/2020 sebanyak 271.349.889 jiwa, berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
Sekretaris Jenderal Kemendagri Muhammad Hudori jumlah tersebut terdiri atas 134.229.988 laki-laki dan 137.119.901 perempuan. Total kartu keluar yang tercatat 86.437.053 buah.
Advertisement
“Pada data kependudukan semester II/2020 juga terdapat penduduk berusia lebih dari 100 sampai 115 tahun sejumlah 17.463 jiwa. Semua sudah memiliki KTP-el [kartu tanda penduduk elektronik],” katanya melalui sambutan virtual, Kamis (21/1/2021).
Baca juga: Polisi Hentikan Kasus Kerumunan Raffi Ahmad, Dihadiri 18 Orang dan Pakai Prokes
Dilihat dari sebaran penduduk per pulau, Hudori menjelaskan bahwa Jawa merupakan terbanyak dengan persentase 55,94 persen. Lalu Sumatera 21,73 persen, Sulawesi 7,43 persen, Kalimantan 6,13 persen, Bali dan Nusa Tenggara 5,57 persen, Papua 2,02 persen, dan Maluku 1,17 persen.
Sementara berdasarkan provinsinya, Jawa Barat merupakan sebaran penduduk tertinggi dengan jumlah 47,1 juta jiwa. Selanjutnya Jawa Timur 41,04 juta, Jawa Tengah 37,10 juta, Sumatera Utara 15,14 juta, dan Banten 11,64 juta.
Baca juga: Muncul Opsi Baru Olimpiade Tokyo Digelar Tanpa Penonton
Provinsi dengan sebaran terkecil ada di Kalimantan Utara sebanyak 0,68 juta jiwa. Lalu Papua Barat 1.15 juta, Gorontalo 1,19 juta, Maluku 1,30 juta, dan Kepulauan Bangka Belitung 1,43 juta.
Tahun lalu, tambah Hudori, wajib KTP sebanyak 196.394.976 buah. Yang telah terekam 99,11 persen atau 194.649.012 buah dan yang belum merekam 1.745.964 buah.
“Target perekaman tahun 2021 wajib KTP sebanyak 200.426.767 buah dengan target perekaman 5.777.755 buah. Target perekaman terdiri atas sisa tahun 2020 sebanyak 1.745.964 dan wajib KTP pemula 4.031.791 buah,” jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Kelurahan Cokrodiningratan Jogja Perkuat Gerakan Olah Sampah
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Usut OTT Wali Kota Madiun, KPK Sisir Kantor Pemkot hingga Mobil Dinas
- Dugaan Keracunan MBG di Kudus, Pemprov Jateng Lakukan Evaluasi
- Arus Modal Mengalir Deras ke Gunungkidul, Serap 19.867 Tenaga Kerja
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Cuaca Ekstrem di Kota Jogja Picu Pohon Tumbang hingga Tower Roboh
- Amazon PHK 16 Ribu Karyawan Lagi, Fokus Perkuat Bisnis AI
- Pemkab Bantul Buka Peluang Investasi di Kawasan JJLS Kelok 23
Advertisement
Advertisement



