Advertisement
Cuaca Buruk, 2 Pesawat Gagal Mendarat di Pontianak
Ilustrasi pesawat terbang - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Dua pesawat komersil dari maskapai Garuda dan Lion Air rute Jakarta-Pontianak gagal landing di Bandara Internasional Supadio Pontianak, Rabu sore, kata General Manajer PT Angkasa Pura II Cabang Bandara Internasional Supadio Pontianak Eri Brawliantoro.
"Memang benar hari ini ada dua maskapai yang dialihkan pendaratan [divert] disebabkan cuaca buruk," kata Eri Brawliantoro di Sungai Raya.
Advertisement
Dia menjelaskan kedua pesawat tersebut dengan kode penerbangan GA 504 miliki maskapai Garuda Indonesia, dan kode penerbangan JT 684 milik maskapai Lion Air terpaksa dialihkan mendarat di bandara lain.
BACA JUGA : Tiga Pesawat Gagal Mendarat di Semarang
"Divert [bukan di tujuan semula] dan RTB [Return to Base] atau pesawat yang sudah terbang untuk beberapa saat tetapi kembali lagi ke bandar udara awal atau bandar udara alternatif terdekat karena alasan tertentu, itu hal lumrah dalam dunia penerbangan, karena mengutamakan faktor keselamatan penerbangan," ungkapnya.
Dampak cuaca buruk itu, untuk pesawat Lion Air dialihkan ke Batam, sedangkan pesawat Garuda dialihkan ke Palembang, katanya.
Selain dua pesawat itu, satu pesawat lainya milik Sriwijaya Air juga hampir mengalami hal serupa namun berhasil landing di Bandara Supadio Pontianak.
"Saat cuaca kurang baik tadi pesawat, Sriwijaya Air sempat landing. Itu karena cuacanya sempat terang sedikit dan jarak pandang sempat memenuhi standar. Sementara itu pesawat Batik Air sempat Holding. Kalau sudah begitu ada keputusan apakah akan landing atau divert," jelasnya.
BACA JUGA : Pesawat Latih TNI AU Gagal Mendarat, Bandara Adisutjipto
Ia menyebutkan faktor cuaca ada beberapa, salah satunya karena angin atau visibility atau jarak pandang yang memang di bawah standar sehingga bisa mengganggu keselamatan penerbangan.
"Makanya setiap pengoperasian penerbangan pesawat perlu mengetahui cuaca yang mengacu pada BMKG. Data ini akan diteruskan kepada ATC maupun pilot salah satunya saat akan landing untuk mengambil keputusan apakah landing atau divert," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
TKP Eks Menara Kopi Jogja Diserbu Bus Wisata Selama Libur Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Top Ten News Harianjogja.com, Rabu 25 Maret 2026, Puncak Arus Balik
- Perpanjang SIM di Jogja Kini Lebih Fleksibel, Cek Lokasi
- Mau ke Bandara YIA? Ini Jadwal DAMRI dari Jogja-Sleman
- SIM Keliling Kulonprogo 25 Maret 2026, Ini Jadwalnya
- Tak Perlu ke Satpas, Ini Layanan SIM Keliling Gunungkidul
- Liburan ke Parangtritis & Baron Lebih Murah, Ini Jadwal Bus dari Jogja
- SIM Keliling Sleman Beroperasi Lagi, Cek Jadwal dan Biayanya
Advertisement
Advertisement







