Mumtaz: Pengganti Hanafi Rais di DPR RI Diproses setelah Tahun Baru

Ketua POK DPP PAN Mumtaz Rais (tengah) dalam Muswil DPW PAN DIY, Rabu (30/12/2020). - Harian Jogja/Sunartono.
30 Desember 2020 15:47 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, JOGJA—Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN menargetkan proses pergantian Hanafi Rais yang telah mengundurkan diri dari kursi DPR RI diselesaikan pada Januari 2021. Politikus PAN, Yuni Astuti sebagai peraih suara terbanyak kedua dalam Pileg 2019 akan menggantikan Hanafi Rais dalam pergantian antar waktu (PAW) DPR RI untuk daerah pemilihan (Dapil) DIY.

Ketua Pembinaan Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPP PAN Mumtaz Rais menyatakan pihaknya sudah mengumumkan kepada kader maupun pengurus DPP PAN bahwa pengganti Hanafi Rais adalah suara terbanyak kedua dalam hal ini Yuni Astuti. Setelah memasuki awal 2021 proses pergantian akan segera dilakukan agar tidak terjadi kekosongan lebih lama.

BACA JUGA : Ditanya Soal Mundur dari Cabup Sleman, Mumtaz Rais

“Kekosongan Dapil DIY segera akan kami proses setelah nanti tahun baru, tadi sudah saya umumkan insyaalllah yang akan nanti menggantikan posisi Mas Hanafi Rais adalah suara terbanyak kedua dari Dapil DIY yaitu Ibu Yuni Astuti,” katanya kepada wartawan di sela-sela Muswil V DPW PAN DIY, Rabu (30/12/2020).

Mumtaz menyadari PAW harus segera dilakukan agar DIY memiliki pengganti di kursi DPR yang ditinggalkan Hanafi Rais. “Secepatnya setelah tahun baru, kantor DPR RI sudah buka akan kami proses, menunggu kantor buka, Januari bulan 1 [2021],” ucap putra bungsu politikus senior Amien Rais ini.

Plt Ketua DPW PAN DIY Ahmad Yohan memastikan proses PAW kursi yang ditinggalkan Hanafi untuk ditempat penggantinya dalam hal ini Yuni Astuti akan dilakukan dalam waktu dekat ini. Paling tidak targetnya pada Januari PAW sudah bisa dilakukan. Setelah libur tahun baru 2021, DPP PAN akan segera mengirim surat permohonan ke DPR RI agar segera dilakukan PAW.  

BACA JUGA : Mumtaz Rais Ungkap Perbedaan Pilihan Politiknya dengan

“Setahu saya Mas Hanafi secara tegas sudah mengundurkan diri dari PAN dan DPR RI, sehingga kewajiban partai politik tidak mungkin jabatannya harus kosong karena menyangkut pertanggungjawaban kepada konstituen yang sudah mempercayakan PAN satu kursi dari DIY. Sehingga kami berharap proses PAW segera dilakukan agar ada wakil rakyat, dalam hal ini Ibu Yuni Astuti,” ucap pria yang juga Anggota Fraksi PAN DPR RI ini.