Dokter Tifa Masuk RS Polri, Refly: GERD Kambuh Usai Tekanan Tinggi
Dokter Tifa dirawat di RS Polri akibat GERD kambuh dipicu stres dan tidak makan. Kondisinya sempat lemah usai pemeriksaan.
Menteri Sosial Tri Rismaharini. /Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Sosial (Mensos) RI Tri Rismaharini akan memberdayakan warga yang tinggal atau bermukim di sekitar kolong Tol Gedong Panjang Pluit, Jakarta, melalui usaha mikro pecel lele. Tujuannya untuk memperbaiki taraf hidup mereka.
"Nanti, ibu-ibu kita ajari cari uang. Di belakang itu ada lele [halaman belakang Balai Rehabilitasi Sosial Eks Gelandangan dan Pengemis (BRSEGP) Pangudi Luhur] nanti kita buat pecel lele atau buat yang lain," kata dia saat blusukan di kolong Tol Gedong Panjang Pluit, Jakarta, Rabu.
Bahkan, secara pribadi ia mengaku akan meresmikan langsung program usaha mikro pecel lele tersebut bila telah terealisasi.
"Anda semua percaya saja, kalau saya yang meresmikan akan banyak yang membeli," ujarnya.
Saat menemui warga yang bermukim di kawasan Tol Panjang Gedong, Risma sapaan akrab Mensos mengatakan tidak akan melarang dan mempersilakan kaum laki-laki jika tetap ingin memulung.
"Bapak-bapak tidak masalah cari uang dengan tetap menjadi pemulung. Nanti, ibu-ibu kita ajari cari uang," kata mantan Wali Kota Surabaya tersebut.
Kepada penghuni gubuk dan bangunan liar bawah tol, Risma menyampaikan pesan yang sama dengan warga di bantaran kali yang sudah ditemui sebelumnya. Ia memotivasi agar mereka memiliki semangat memperbaiki taraf hidup seraya menawarkan program pemberdayaan.
Tidak hanya orang dewasa dan orangtua, Risma juga memotivasi anak-anak untuk terus melanjutkan pendidikan dan tidak putus sekolah. Bahkan, ia berjanji akan memberikan beasiswa bagi anak-anak yang berprestasi.
"Ayo anak-anak harus jadi anak pinter. Nanti ibu kasih beasiswa, ya. Buktikan kalau kalian bisa menjadi sukses meskipun saat ini menjadi penghuni kolong tol," katanya.
Risma menekankan bila ingin mengubah nasib memang harus melalui pendidikan. Langkah-langkah itu telah dilakukan dan dibuktikan terutama untuk anak dari keluarga kurang mampu sewaktu menjabat Wali Kota Surabaya.
Anak pemulung, tukang batu, tukang tambal hingga tukang pijat yang difasilitasi pendidikan Risma sudah banyak menyandang gelar sarjana.
"Saya ini ibunya pemulung," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Dokter Tifa dirawat di RS Polri akibat GERD kambuh dipicu stres dan tidak makan. Kondisinya sempat lemah usai pemeriksaan.
Masyayikh NU tekankan adab Munas 2026, tolak perubahan AHWA, dan minta pesantren tetap jadi pusat organisasi.
Dugaan tindakan represif terhadap seniman saat ARTJOG 2026 menuai protes. Koalisi Artjokes mendesak kebebasan berekspresi dihormati.
AS lolos 32 besar Piala Dunia 2026, Brasil bangkit, Haiti dan Turki tersingkir di laga Grup C dan D, Sabtu 20/6/2026.
Pengesahan 724 calon warga PSHT Karanganyar dikawal 750 personel polisi. Penyekatan dilakukan di perbatasan untuk mencegah rombongan luar daerah.
Pemerintah menyiapkan Rp10,3 triliun untuk program listrik desa 2026. Sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun masih belum menikmati listrik.