BGN Prioritaskan Dapur MBG di Daerah dengan Angka Stunting Tinggi
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Terawan Agus Putranto melakukan serah terima jabatan Menteri Kesehatan kepada Budi Gunadi Sadikin pada Selasa (29/12/2020).
Saat proses serah terima jabatan (sertijab), Terawan menyinggung soal profesinya setelah tak lagi menjabat sebagai salah satu menteri di Kabinet Indonesia Maju.
"Saya tergelitik tadi, setelah jadi menteri kembali jadi mantri. Kebanggaan bagi saya bisa menyuntik orang kembali,” kata Terawan dalam serah terima jabatan Menkes, Selasa (29/12/2020).
Tak lagi menjadi menteri, Terawan mengaku langsung kembali ke profesinya yang lama menjadi dokter. Bahkan, sebelum sertijab Terawan sempat mengerjakan perawatan tiga pasien.
“Siang tadi saya boleh mengerjakan tiga pasien, dua pasien struk batang otak, satu pasien demensia dari Amerika dan kita dapat selesaikan dengan baik karena anugerah Tuhan,” ujarnya.
Sebelumnya, sambil menyambut Menteri Kesehatan yang baru, Terawan juga meminta maaf atas kesalahan pada kinerjanya selama setahun terakhir.
“Saya menyampaikan permohonan maaf bila dalam kedinasan ada hal yang kurang berkenan di hati, baik disengaja maupun tidak sengaja, saya betul-betul mohon maaf lahir dan batin,” ungkapnya.
Dia berpesan dan berharap semua pegawai di Kemenkes tetap bekerja dengan baik, melayani masyarakat, dan menjalankan tugas sesuai dengan norma yang berlaku.
“Selamat datang dan selamat bertugas kepada Pak Menteri dan Wakil Menteri. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu memberikan bimbingan, petunjuk, dan rahmat dalam menjalankan tugas negara, menjalankan kesehatan yang merata untuk seluruh rakyat Indonesia,” pesannya.
Selanjutnya, Terawan mengatakan akan meneruskan profesi apapun yang diizinkan sebagai wujud bakti kepada bangsa dan negara.
“Apa yang bisa saya kerjakan akan saya kerjakan dengan penuh ikhlas, saya dan seluruh staf juga sadar kapan harus berhenti, berjalan, kapan harus menghadapi situasi, kapan tahu kemampuan dan sampai mana batas kemampuannya,” tutupnya.
Terawan menjadi sorotan sepanjang 2020 lantaran sebagai Menkes dinilai lambat dalam melakukan penanganan Covid-19. Beberapa kali dia juga mangkir dari undangan wawancara, dan bahkan sempat ‘menghilang’ dari mata publik.
Tak lama sebelum digantikan dengan Menkes yang baru, beberapa petisi juga sempat dilayangkan kepada Presiden Joko Widodo untuk mencopot jabatan Terawan dan digantikan dengan orang yang lebih kompeten.
Permintaan itu kemudian terjawab pada 23 Desember 2012, Presiden Jokowi melakukan reshuffle di kementerian dan menyerahkan posisi Terawan sebagai Menteri Kesehatan kepada Budi Gunadi Sadikin. Tak sendiri, Budi juga didampingi Wakil Menteri Dante Saksono.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
KPK menyebut empat dari delapan tersangka suap ATR BPN diduga orang kepercayaan Nusron Wahid dalam perkara HGB di Kabupaten Bogor.
DVI Polri mengidentifikasi dua dari enam jenazah korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 129 orang masih dalam pencarian.
Pemerintah mendorong penindakan dugaan pelanggaran beras fortifikasi. Temuan 25 merek disebut berpotensi merugikan konsumen hingga Rp89 triliun.
Antrean Pertalite di SPBU Galur Kulonprogo mengular hingga Jalan Raya Brosot. Puluhan motor mengantre pada Senin malam.
Icomex dijadwalkan diresmikan 17 September 2026. OJK dan DPR mempercepat regulasi sebelum pengawasan BMKS beralih ke OJK pada 2027