Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Gunung Merapi difoto dari kawasan Kinahrejo, Cangkringan, Sleman, DIY, Rabu (18/11/2020). /ANTARA FOTO-Andreas Fitri Atmoko
Harianjogja.com, BOYOLALI– Gunung Merapi masih bergejolak dalam beberapa jam terakhir. Dalam 12 jam terkahir Gunung Merapi mengalami 10 kali guguran.
Selain itu gunung yang berada di perbatasan DIY dan Jateng ini juga mengalami 17 kali gempa vulkanik dangkal. Dari Pos Pengamatan Gunung Merapi di Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Minggu (13/12/2020) siang, puncak Gunung Merapi tidak terlihat karena tertutup kabut tebal.
Data kegempaan BPPTKG Yogyakarta menyebutkan, 12 jam terakhir dari pukul 00.00 hingga pukul 12.00 WIB, Minggu (13/12/2020), mengalami guguran sebanyak 10 kali, hembusan 26 kali, fase banyak 100 kali, vulkanik dangkal 17 kali dan suara guguran terdengar tiga kali.
“Meski aktivitas terus meningkat, namun status Gunung Merapi masih berada di level III (Siaga), dengan radius aman maksimal 5 Kilometer dari puncak,” kata Ahmad Sopari, petugas Pos Pengamatan Jrakah Boyolali. Sementara itu , hingga saat ini ratusan warga masih bertahan di tempat penampungan pengungsian sementara (TPPS) di Desa Tlogolele, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali.
Artikel ini telah tayang di yogya.inews.id dengan judul "Dalam 12 Jam Terakhir Gunung Merapi Alami 10 Kali Guguran"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
El Nino membuat lahan semakin kering dan rentan terbakar. Pakar UMY menyebut aktivitas manusia tetap menjadi pemicu utama karhutla.
BRIN mengkaji tepung singkong untuk pemadaman karhutla. Uji skala besar disiapkan bersama Polri untuk menguji efektivitas dan teknik aplikasinya.
Muktamar ke-35 NU menyepakati Rais Aam dan Ketum PBNU tidak boleh rangkap jabatan politik maupun publik tertentu.
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.