Vaksin Harus Diimbangi dengan Prokes 3M

Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker. - Antara
12 Desember 2020 14:07 WIB Arief Junianto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA—Kedatangan vaksin Covid-19 pada Minggu (6/12) lalu menjadi kabar baik bagi upaya pencegahan penularan virus Corona. Setelah datangnya vaksin, pemerintah masih menunggu hasil evaluasi Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk melaksanakan program vaksinasi kepada masyarakat.

Dalam dialog bertema Vaksin Datang, Tetap Disiplin 3M yang diselenggarakan oleh Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (10/12), Ketua Umum Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Dr. Ede Surya Darmawan mengatakan setelah nantinya pelaksanaan vaksinasi berjalan, masyarakat wajib tetap disiplin menjalankan protokol kesehatan (prokes) 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak

“Benar bahwa vaksin adalah upaya protektif terhadap penyakit spesifik. Vaksin Covid-19 ini juga diharapkan memiliki peran seperti itu nantinya. Tetapi yang terpenting adalah tetap menerapkan prokes 3M,” ujarnya melalui rilis, Kamis.

Dr. Ede menjelaskan perhitungan untung rugi dari program vaksinasi nantinya. Menurut dia, keuntungan vaksin lebih banyak ketimbang seseorang harus sakit. “Bukan hanya menelan biaya rata-rata Rp184 juta per orang [saat terpapar Covid-19], tetapi juga rugi karena tidak bisa bekerja,” ucap dia.

Soal efek ikutan setelah divaksinasi, menurut Dokter Ede, hal tersebut hanya sekadar ketidaknyamanan yang bersifat sementara. “Sakitnya hanya karena ditusuk jarum suntik, kemudian ada bengkak, badan panas. Tetapi itu tidak akan berlangsung lama. Kalau vaksinnya efektif maka akan segera terbentuk antibodi sehingga kita akan kebal terhadap suatu penyakit yang spesifik,” ucap dia.