Advertisement
Faisal Basri: Jangan Harap Menteri Tangani Covid-19, Tugas Mereka Banyak
Pengamat Ekonomi Faisal Basri memaparkan materinya pada seminar Prediksi Ekonomi 2018: Economy and Capital Market Outlook 2018 dengan tema At The Crossroad, di Jakarta, Kamis (9/11). - JIBI/Abdullah Azzam
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Ekonom Senior Institute for Development of Economics (Indef) Faisal Basri kembali mencuitkan harapannya kepada Presiden Joko Widodo untuk segera menyelamatkan Indonesia.
“Pak Presiden, tolong segera selamatkan Indonesia. Jangan berharap para menteri menangani Covid-19 karena tugas mereka sudah sangat banyak. Ini bukan kerja sambilan. Bentuk tim purnawaktu yang professional dan ahlinya,” demikian ditulisnya, Kamis (3/12/2020).
Advertisement
Tak lama, Faisal pun kembali melontarkan keluhannya bahwa banyak menteri Jokowi lebih mementingkan urusan investasi.
Pak Presiden, para menteri yang bertanggung jawab dalam penanganan COVID-19 lebih sibuk urusi investasi. Mereka sering ke luar negeri berhari-hari. Kalau mengurusi pengadaan, mereka memang sangat jempolan.
— Faisal Basri (@FaisalBasri) December 3, 2020
Pada saat bersamaan, dua menteri Jokowi yakni Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dengan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir terbang ke Jepang, Kamis (3/12/2020).
Baca juga: Kasus Covid-19 Diklaim Bisa Turun Asal 75 Persen Populasi Pakai Masker
Keduanya bertemu dengan konglomerat Jepang untuk menjajaki kerja sama dengan Nusantara Investment Authority, sovereign wealth fund Indonesia yang dibentuk lewat omnibus law UU Cipta Kerja.
Sebelumnya, Luhut juga melawat ke Amerika Serikat yang disebutnya merupakan perintah Presiden Joko Widodo terkait dengan perpanjangan fasilitas Generalized System of Preference (GSP).
"Itu perjalanan panjang perundingan juga, dan saya berundinglah selama hampir setahun dengan mereka," ungkap Luhut dikutip Bisnis, Rabu (2/12/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- DPR Desak SKB Tiga Menteri Atasi 11 Juta PBI BPJS Nonaktif
- Gempa Donggala M4,1 Guncang Sulteng, BMKG Ungkap Penyebabnya
- Pendaftaran Calon Pimpinan OJK Dibuka, Begini Tahapan dan Syaratnya
- DKPP Pecat Tiga Anggota KPU karena Pelanggaran Kode Etik
- KPK Ungkap Alasan Negara Bisa Menyuap Negara di Kasus PN Depok
Advertisement
Komisi C DPRD DIY Soroti Beban Anggaran PSN di Tengah Fiskal Melemah
Advertisement
Festival Sakura 2026 di Arakurayama Batal, Turis Jadi Sorotan
Advertisement
Berita Populer
- Jejak Diplomasi Budaya Hiphop Amerika Serikat Menggema di PBSK
- Dugaan Pelecehan Anak di Umbulharjo, Terduga Pelaku Diringkus Polisi
- Norwegia Pimpin Klasemen, Italia Menempel di Olimpiade Musim Dingin
- Eks Bos Jual Alat Retas ke Rusia, Terancam 9 Tahun
- PROGRAM EKOTEOLOGI: MTsN 6 Bantul Tanam 1.000 Pohon
- Malut United Pesta Gol 4-0 atas Persijap Jepara, 3 Besar Panas
- Pemerintah Siapkan THR 2026 untuk ASN, TNI, dan Polri Rp55 Triliun
Advertisement
Advertisement







