Sejumlah Kota Besar di Pulau Jawa Rawan Gempa

Ilustrasi seismo
10 November 2020 07:27 WIB Arif Gunawan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Sejumlah kota besar di Pulau Jawa tercatat memiliki lokasi rawan gempa. Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan lokasi rawan tersebut masih aktif dan kerap terjadi gempa.

Daryono, Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG menyebutkan data seismisitas di Kota Bandung misalnya mencatat gempa kerap terjadi di wilayah sesar Lembang.

"Data 2009-2019 kami mencatat kawasan rawan gempa di Bandung yaitu sesar Lembang yang tercatat di jaringan seismik BMKG," ujarnya dalam webinar Mitigasi Gempa Kawasan Perkotaan Melalui Mikrozonasi, Senin (9/11/2020).

Pada 2010-2017 saja BMKG mencatat ada total 39 kali peristiwa gempa di sepanjang sesar Lembang, dengan intensitas gempa skala kecil serta sedang.

Sementara itu pada seismisitas Kota Semarang, BMKG menyatakan wilayah rawan gempa adalah sesar Semarang, Ungaran, Rawapening, Merbabu, Muria, dan Pati. Dimana keseluruhan lokasi ini tercatat masih aktif dan kerap terjadi gempa.

Sampai saat ini BMKG masih terus mencatat aktifitas gempa di zona ini, dan membuktikan keaktifan tersebut. Gempa yang terjadi rerata berukuran skala kecil sampai sedang.

Selanjutnya dari data seismisitas Kota Yogyakarta, wilayah rawan gempa tercatat di sesar Opak, yang masih sangat aktif dan berpotensi memicu gempa destruktif dengan skala sangat besar.

Jaringan seismik BMKG sampai saat ini masih terus mencatat aktifitas gempa. Periode 2009-2019 misalnya tercatat berulang kali peristiwa gempa dengan skala kecil hingga sedang. Sementara pada periode 2020 ini, juga tercatat peristiwa gempa dengan skala kecil dan sedang.

Terakhir, data seismisitas Kota Surabaya BMKG menyatakan wilayah rawan gempa setempat yaitu sesar Kendeng yang terbukti masih aktif. BMKG mencatat masih banyak pusat gempa dangkal yang terjadi dekat dengan Kota Surabaya.

Data 2009-Agustus 2020 mencatat peristiwa gempa terjadi berpusat di Surabaya wilayah timur, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Wonorejo, hingga di Madura. Gempa yang terjadi tercatat memiliki skala kecil dan sedang.

Sumber : Bisnis Indonesia