Satu Rumah Terbakar, 7 Kambing Mati Terpanggang, Uang Rp2 Juta Jadi Abu

Ilustrasi. - Freepik
09 November 2020 13:37 WIB Moh Khodiq Duhri News Share :

Harianjogja.com, SRAGEN—Tujuh kambing mati terpanggang dalam kebakaran yang meludeskan rumah Abdul Latif, 70, warga Dusun/Desa/Kecamatan Tanon, RT 04, Sragen, Jawa Tengah, Senin (9/11/2020) pagi.

Kebakaran itu terjadi pada pukul 10.00 WIB. Api diduga berasal dari sisa-sia bara di tungku masak. Api tersebut kemudian menjalar ke tumpukan pakan kambing. Lalu membakar rumah yang sebagian besar konstruksi bangunannya terbuat dari bahan kayu.

BACA JUGA: Mengganggu, Kandang Ayam di Piyungan Ditutup

“Bersama warga, saya turut serta memadamkam api secara manual sambil menunggu datangnya bantuan dari tim pemadam kebakaran. Namun, usaha kami untuk memadamkan api secara manual tidak membuahkan hasil,” ujar Kasi Pelayanan Pemerintah Desa (Pemdes) Tanon, Dawam, kepada JIBI.

Setelah warga berjuang memadamkan api selama 30 menit, bantuan datang. Jauhnya jarak menuju lokasi membuat kedatangan tiga unit mobil pemadam kebakaran sedikit terlambat. Si jago merah telah melahap habis rumah limasan berukuran 8x12 meter persegi. Namun, kedatangan tim pemadam kebakaran bisa membantu mencegah api tidak merembet ke rumah kedua dari Abdul Latif yang berada di sisinya.

BACA JUGA: Sampai Rp175 juta per Malam, Ini 5 Hotel Termahal di Indonesia

“Kami memaklumi, butuh waktu lama bagi tim pemadam kebakaran untuk sampai ke lokasi karena jaraknya yang cukup jauh. Alangkah lebih baik jika di tiap kecamatan ada posko pemadam kebakaran supaya jika sewaktu-waktu ada kebakaran bisa lebih cepat tertangani,” kata Dawam.

Akibat kebakaran itu, tujuh ekor kambing mati terpanggang karena tidak sempat diselamatkan. Uang tunai Rp2 juta juga berubah jadi abu. Dua sertifikat tanah, satu unit sepeda angin, surat-surat penting seperti KTP, KK, buku nikah, akte kelahiran dan lain-lain juga hangus. TV 21 inc, gabah dua karung, perkakas rumah tangga seperti lemari, meja, kursi juga ludes terbakar. “Kerugian ditaksir mencapai Rp50 juta. Api baru padam sekitar pukul 11.00 WIB. Tim pemadam kebakaran dibantu oleh sejumlah relawan dari BPBD, perangkat desa, Muspimcam Tanon, Puskesmas Tanon dan warga sekitar,” ujar Dawam.

Sumber : JIBI/Solopos