Kamala Harris: Saya Wanita Pertama yang Jadi Wapres AS, tetapi Bukan yang Terakhir

Wakil Presiden terpilih AS Kamala Harris menyapa pendukungnya saat menyampaikan pidato kemenangan di Wilmington, Delaware, AS, Sabtu (7 /11/2020). - Bloomberg/Sarah Silbiger
08 November 2020 19:37 WIB Nindya Aldila News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Kamala Harris menjadi Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Dia memberi semangat kepada kaum perempuan AS, khususnya kulit berwarna, agar tidak patah semangat menggapai mimpi.

Hal tersebut disampaikan Harris pada pidato pertamanya setelah pasangan Joe Biden - Kamala Harris memenangi 284 suara elektoral Pilpres AS pada Minggu (8/11/2020).

"Saya mungkin menjadi wanita pertama di kantor [wakil presiden] ini, [tetapi] saya bukanlah yang terakhir karena setiap perempuan kecil yang menonton malam ini melihat bahwa ini adalah negara dengan [kesempatan],” kata Harris.

Biden - Harris dari Demokrat menghimpun suara tambahan sebanyak 20 suara dari Pennsylvania, melampaui total 270 suara yang dibutuhkan untuk mengamankan kursi kepresidenan.

Dengan kemenangan ini, pasangan Biden, Senator California Kamala Harris, menjadi wanita kulit hitam dan keturunan India-Amerika pertama yang menjabat sebagai wakil presiden AS.

Dalam pidato tersebut, Harris mengapresiasi perempuan dari berbagai kalangan yang telah memperjuangkan suaranya untuk pergantian presiden kali ini.

“Wanita kulit hitam, Asia, kulit putih, Latin, wanita Amerika asli, yang sepanjang sejarah bangsa kita telah membuka jalan untuk malam ini...termasuk wanita kulit hitam yang terlalu sering diabaikan, tetapi begitu sering terbukti menjadi tulang punggung demokrasi kita,” tegasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia