Kabar Kampus: UMS Gandeng UGM Kembangkan Museum Peradaban Islam

Ilustrasi - JIBI/Bisnis Indonesia/Dwi Prasetya
01 November 2020 13:37 WIB Akhmad Ludiyanto News Share :

Harianjogja.com, SOLO—Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) akan menggandeng Universitas Gadjah Mada (UGM) untuk mengembangkan museum peradaban islam Asia Tenggara.

UMS akan melengkapi kampusnya dengan museum peradaban islam Asia Tenggara. Museum tersebut akan menempati salah satu ruang di Edutrium.

“Di Edutorium selain ada ruang-ruang pertemuan dengan kapasitas bervariasi antara 20 hingga 200 orang, salah satu ruang akan kami bangun museum peradaban Islam Asia Tenggara. Setelah Edutorium ini tuntas dan diserahterimakan dari pelaksana pembangunan kepada kami, kami akan membentuk tim pengembangan museum dan melibatkan pihak Universitas Gadjah Mada. Mereka yang dari UGM ini sudah punya pengalaman dalam pengembangan museum besar dunia,” ujarnya beberapa waktu lalu di Edutorium.

BACA JUGA: Ini Daftar Bangunan Paling Mahal di Dunia, Masjidil Haram Teratas

Sofyan mengatakan museum peradaban islam Asia Tenggara ini nantinya diisi dengan koleksi benda-benda bersejarah dari berbagai negara di Asia Tenggara seperti buku, busana, dan sebagainya yang dikumpulkan dari berbagai negara. “Tulisan atau buku sejarah ini ada yang disimpan di Belanda. Rencananya nanti ada yang kami bawa pulang ke sini,” imbuhnya.

Edutorium juga akan dijadikan sebagai pusat olah raga dan berbagai kegiatan yang melibatkan jumlah peserta yang banyak seperti wisuda atau keperluan lainnya. “Harapannya, dengan berbagai fasilitas yang ada, Edutorium ini akan selalu dikunjungi orang,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Solopos