Jangan Lepas Masker, Partikel Napas Tersebar 10 kali lebih Banyak saat Berbicara

Ingat Pesan Ibu, Jangan Lupa Pakai Masker. - Harian Jogja/Dok
30 Oktober 2020 08:27 WIB Sutarno News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pakar pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKMUI) mengingatkan pentingnya menggunakan masker di ruangan tertutup tanpa ventilasi, karena partikel nafas tersebar 10 kali lebih banyak saat orang berbicara.

Pandu Riono, pakar pandemi FKMUI, mengingatkan agar masyarakat tidak melepas masker saat saling bertemu di ruangan tertutup tanpa ventilasi.

"Bila kita berada di ruang tertutup, di ruang dg ventilasi terbatas, jangan lepas masker. Jangan bicara, berteriak atau menyanyi. Semua itu sangat BERISIKO," ujar Pandu Riono melalui akun twitternya @drpriono1 hari ini, Kamis (29/10/2020).

Sambil sedikit berseloroh, Pandu Riono mengingatkan bilamana perlu masyarakat menggunakan bahas isyarat saat harus berbicara di kerumunan dalam ruangan tertutup tanpa ventilasi.

"Mungkin kita perlu belajar bahasa isyarat, agar bisa berkomunikasi, dg tidak meningkatkan risiko penularan Covid19. Waspada!" tutur Pandu Riono.

Dalam postingan itu Pandu Riono memposting hasil riset yang menunjukkan bahwa jika seseorang berbicara, partikel nafas yang tersebar 10 kali lipat lebih banyak dibandingkan ketika diam.

Sementara itu jika bernyanyi atau berteriak, seseorang akan menyebarkan 50 kali lipat lebih banyak partikel nafas di ruangan tertutup tanpa ventilasi.

Jika seseorang dihinggapi Viru Covid-19 kemudian berteriak atau bernyanyi, dalam satu jam orang itu memancarkan 1.500 infeksi di ruangan tertutup.

Sumber : Bisnis.com