Kemenkumham Temukan 124 Penghuni Lapas dan Rutan Positif Covid-19

Sejumlah warga binaan berjemur di Rutan kelas 1, Depok, Jawa Barat, Kamis (2/4/2020). Kementerian Hukum dan HAM menerapkan protokol kesehatan di rumah tahanan (Rutan) dan lembaga pemasyarakatan (Lapas) dengan meminta warga binaan berjemur guna membantu meningkatkan imunitas. - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
05 Oktober 2020 10:47 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Virus Covid-19 tidak hanya menyerang warga di tempat umum, tetapi juga tempat yang aksesnya terbatas, yakni di lembaga pemasyarakatan dan rumah tahanan. Direktorat Jendral Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia menyebutkan bahwa ratusan penghunilapas dan rutan terkonfirmasi positif terinfeksi virus Corona (Covid-19).

Kepala Humas dan Protokol Ditjenpas Kemenkumham Rika Aprianti mengatakan bahwa Covid-19 masuk ke lingkungan lapas dan rutan lantaran ada interaksi antara petugas dan narapidana.

"Saat ini jumlah penghuni lapas dan rutan yang terkonfirmasi positif adalah 124 orang, " kata Rika, Senin (5/10/2020).

Baca juga: Covid-19 Tak Halangi Siswa Berprestasi di Ajang FLS2N

Dia mengatakan bahwa napi yang terkonfirmasi positif dirawat di rumah sakit rujukan sesuai provinsi masing-masing. Dia mengatakan bahwa setiap direktorat lembaga pemasyarakatan telah bekerja sama dengan gugus tugas wilayah.

"Di masing-masing wilayah juga ada gugus tugas khusus Kumham juga dan Ditjen PAS juga ada," ujarnya.

Baca juga: Kondisi Terkini Presiden Donald Trump setelah Positif Covid-19

Rika menjelaskan napi yang terkonfirmasi positif Covid-19 langsung diberi penanganan sesuai protokol. Para Napi dibawa ke luar lingkungan lapas untuk kemudian dirawat di rumah sakit rujukan Covid-19.

"Karena di lapas tidak ada rumah sakit khusus Covid-19," ungkapnya.

Sumber : Bisnis.com