Advertisement
Diperebutkan 23 Juta Orang, Ini Fakta tentang Kartu Prakerja
Warga mencari informasi tentang pendaftaran program Kartu Prakerja gelombang kedua di Jakarta, Senin (20/4/2020). - ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Pemerintah menggelar program Kartu Pra Kerja untuk para pengangguran dan korban Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Bantuan itu sangat diminati di tengah minimnya lapangan pekerjaan di Indonesia.
Alhasil, program kartu prakerja diminati banyak masyarakat. Terutama masyarakat yang terkena PHK selama pandemi covid-19.
Advertisement
Berikut beberapa fakta terbaru terkait program tersebut.
1. 23 Juta Orang Mendaftar dan 12 Juta Lolos sebagai Peserta Kartu Pra Kerja
Sebanyak 23.171.233 orang Indonesia terdaftar sebagai pendaftar Kartu Pra Kerja. Namun, tak semuanya lolos dari tahapan verifikasi. Dari total itu yang lolos verifikasi ada sebanyak 12 juta orang.
2. Total Hingga Batch 7 Ada 3.880.918 orang
Dari total sekira 12 juta pendaftar itu yang sudah masuk sebagai penerima Kartu Pra Kerja pada gelombang ketujuh ada 3.880.918 orang. Mereka ditetapkan di dalam Surat Keputusan (SK).
3. Baru 1,2 Juta Orang Telah Dapat Insentif
Pemerintah telah mencairkan insentif kepada peserta Kartu Pra Kerja terhitung hingga Selasa (15/9/2020) sebesar Rp1,6 triliun. Jumlah itu tersebar ke 1,2 juta pendaftar program tersebut.
4. Insentif Digunakan untuk Kebutuhan Sehari-Hari hingga Cicil Utang
Berdasarkan hasil survei, 96% dari insentif itu dipakai untuk membeli bahan pangan, 75% penerima Kartu Prakerja mengatakan untuk membayar listrik, 69% untuk beli bensin/solar, 68% untuk beli pulsa/paket internet, 60% untuk transportasi. Tak hanya itu, sebagian mereka yang terlilit utang pun juga menggunakan insentif untuk mencicilnya.
5. 36% Peserta Kartu Prakerja Kini Berhenti Menganggur
Manajemen Pelaksana Kartu Pra Kerja melakukan survei kepada penerima program tersebut. Tercatat, sebanyak 36% peserta kini telah berhenti menganggur dan kini menjadi wirausaha setelah menjalani pelatihan.
6. Kasus Corona Masih Tinggi, Pelatihan Offline Kartu Pra Kerja Batal Digelar Tahun Ini
Kasus baru Covid-19 di Indonesia tercatat masih belum menunjukkan adanya penuruna. Hal ini membuat pelatihan Kartu Pra Kerja secara offline urung dilaksanakan pada tahun 2020.
Berita ini sudah ditayangkan di Okezone dengan judul 23 Juta Orang Rebutan Daftar Kartu Prakerja, Begini Faktanya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pemerintah Kaji WFH untuk Tekan Konsumsi BBM 2026
- Iran Naikkan Gaji 60 Persen Saat Perang, Strategi atau Tanda Krisis?
- BPOM Cabut Izin Edar 8 Kosmetik, Promosi Berbau Asusila
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Orleans Masters 2026: Indonesia Tanpa Wakil Tunggal Putri
- Zombie ZIP, Malware yang Sulit Dideteksi Antivirus
- Bulgaria Umumkan Skuad FIFA Series 2026, Petrov Ikut ke Jakarta
- HONOR Perkenalkan X7d dan X6c dengan Fitur AI
- Jadwal KRL Solo-Jogja 17 Maret 2026, Cek Waktu Berangkatnya
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo, Selasa 17 Maret 2026
Advertisement
Advertisement









