Advertisement

Bagaimana Jika Dicalonkan Jadi Gubernur DKI Lagi atau Presiden? Begini Jawaban Ahok

Newswire
Kamis, 10 September 2020 - 10:17 WIB
Nina Atmasari
Bagaimana Jika Dicalonkan Jadi Gubernur DKI Lagi atau Presiden? Begini Jawaban Ahok Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. - Suara.com/Ummi Saleh

Advertisement


Harianjogja.com, JAKARTA- Komisaris Utama Pertamina Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menjadi tokoh yang masih terus disorot publik. Ia pun membeberkan jawabannya jika ada seseorang yang mendorongnya menjadi Calon Presiden di Pilpres 2024 nanti.

Dalam sebuah diskusi bertajuk 'Satu Jam Bersama BTP' yang digagas oleh kanal YouTube AmerikaBersatu Channel pada Rabu (9/9/2020), Ahok menjawab sejumlah pertanyaan yang dihimpun dari berbagai kalangan.

Baca juga: Ini Kata Luhut Binsar Soal Tol Solo-Jogja-YIA

PROMOTED:  YouGov: Tokopedia Jadi Brand Paling Direkomendasikan Masyarakat Indonesia

Salah satunya adalah pertanyaan yang diutarakan oleh perwakilan dari Arkansas, Amerika Serikat, Danny Sadli.

Mulanya, ia membacakan pertanyaan mengenai kemauan Ahok jika diminta menjadi Gubernur DKI Jakarta lagi.

"Apakah bapak bersedia kembali jadi gubernur jika penduduk mencalonkan kembali?" tanya Danny.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengaku tidak mau lagi menjabat sebagai orang nomor satu di Ibu Kota.

Baca juga: Jakarta Kembali PSBB Total! Perkantoran Tutup, Kecuali 11 Sektor Ini

"Kalo boleh milih aku enggak bersedia lagi," jawab Ahok.

Advertisement

Ia kemudian mengutip sebuah pepatah Tiongkok kuno sebagai alasannya menolak menjadi Gubernur DKI Jakarta lagi.

"Ini bahasa Chinese kuno, kuda yang baik tidak memakan rumput di belakangnya, yang ada maju terus," papar Ahok.

Menanggapi jawaban Ahok tersebut, pertanyaan pun berlanjut. Kali ini Ahok ditanya tentang kesiapannya jika dicalonkan sebagai presiden.

Advertisement

Namun, Ahok melihatnya tidak mungkin ia dicalonkan secara perseorangan karena urusan capres ditangani oleh partai politik.

"Orang mencalonkan enggak mungkin karena ini urusan partai politik," jawab Ahok.

"Kalau orang mencalonkan itu sudah tidak masuk akal. Mestinya partai politik yang mencalonkan," sambungnya.

Dari jawaban itu, Ahok kembali dicecar pertanyaan lagi.

Advertisement

"Kalau Partai ada yang mencalonkan bapak bersedia?" tanya Danny.

"Yang pasti, partai saya adalah PDI Perjuangan. Itu saja," kata Ahok sambil terkekeh.

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Pemkot Buka Seleksi PPPK Tahun Ini, Segini Jumlah Formasinya

Jogja
| Minggu, 25 September 2022, 17:57 WIB

Advertisement

alt

Ada Paket Wisata ke Segitiga Bermuda, Uang 100% Kembali Jika Wisatawan Hilang

Wisata
| Minggu, 25 September 2022, 11:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement