Pilot Pesawat Tempur yang Tergelincir di Iswahjudi Meninggal Dunia

Anggota TNI membawa peti jenazah Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo masuk ke Taman Makam Pahlawan Kota Madiun, Rabu (2/9/2020) malam. - Abdul Jalil/Solopos.
03 September 2020 17:47 WIB Abdul Jalil News Share :

Harianjogja.com, MADIUN -- Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo, pilot pesawat tempur T-50i Golden Eagle yang mengalami kecelakaan di Pangkalan Udara Iswahjudi meninggal dunia, Rabu (2/9/2020).

Pilot berusia 38 tahun itu sempat menjalani perawatan 24 hari setelah pesawat yang dikendalikannya mengalami insiden tergelincir di Lanud Iswahjudi, Magetan.

BACA JUGA : Getarkan Langit Jogja, Ini Misi 6 Pesawat Tempur TNI AU 

Letkol Pnb Luluk meninggal dunia setelah menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta. Setelah meninggal dunia, jenazah pilot pesawat tempur ini dibawa ke rumah duka di Magetan untuk disemayamkan. Jenazah kemudian dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kota Madiun, Rabu sekitar pukul 23.00 WIB.

Komandan Lanud Iswahjudi, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Widyargo Ikoputra, mengucapkan belasungkawa atas meninggalnya Letkol Pnb Anumerta Luluk Teguh Prabowo. Pemakaman Letkol Luluk dilakukan secara militer.

“Beliau gugur dalam tugas. Sedang melaksanakan kegiatan pendidikan. Ternyata terjadi kecelakaan pada 10 Agustus 2020,” kata Danlanud seusai memimpin upacara pemakaman di TMP Kota Madiun.

Marsma Ikoputra menuturkan setelah kejadian kecelakaan itu, Letkol Pnb Luluk sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Angkatan Udara (RSAU). Kemudian dirujuk di RSPAD Gatot Soebroto.

BACA JUGA : Pesawat Tempur Milik Belgia Jatuh di Prancis

“Namun Tuhan berkehendak lain, Tuhan lebih sayang Letkol Luluk. Beliau diambil siang hari tadi. Semua masyarakat Indonesia, kita doakan semoga almarhum khusnul khotimah,” kata dia.

Pemakaman Letkol Pnb Luluk berjalan lancar Rabu malam. Ratusan orang yang terdiri anggota TNI dan keluarganya ikut mengantarkan jenazah dan memberi penghormatan untuk yang terakhir.

Sumber : JIBI/Solopos