Demo Mahasiswa Lumpuhkan Rute Transjakarta di Jakarta
Aksi demo di Bundaran HI dan DPR/MPR ganggu rute Transjakarta, sejumlah koridor dialihkan dan dihentikan sementara.
Foto Ilustrasi Kepala BMKG, Prof Dwikorita Karnawati memberikan pernyataan kepada wartawan, Senin (13/8/2018)./Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JAKARTA--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendapat tambahan anggaran sebesar Rp425 miliar sehingga total pagu anggaran tahun 2021 sebesar Rp3,274 triliun.
"Dalam pagu anggaran BMKG mendapatkan tambahan sebesar Rp425 miliar sehingga pagu BMKG menjadi Rp3,274 triliun," kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) dengan Komisi V DPR yang ditayangkan secara virtual, di Jakarta, Kamis (3/9/2020).
BACA JUGA : Jogja Hujan Saat Puncak Kemarau, Ini Prediksi BMKG
Tambahan anggaran tersebut, kata dia, dialokasikan untuk peningkatan kerapatan jaringan observasi meteorologi, klimatologi dan geofisika sebesar Rp325 miliar dan untuk pemeliharaan peralatan meteorologi, klimatologi dan geofisika sebesar Rp100 miliar.
Dampak lanjut dari pemanfaatan tambahan anggaran itu, katanya, adalah penambahan kegiatan Sekolah Lapang yang semula 92 lokasi bertambah 19 lokasi menjadi 111 lokasi.
Ia mengatakan program kerja dan kegiatan BMKG mendukung multi sektor tidak hanya sebatas membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana dan perubahan iklim, namun juga memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan dan memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar.
BACA JUGA : Hujan Tiba-Tiba Mengguyur DIY di Tengah Puncak Kemarau
Belanja modal memiliki porsi terbesar dalam pagu anggaran BMKG. Pagu anggaran sebesar Rp3,274 triliun itu terdiri dari belanja pegawai sebesar Rp658 miliar, belanja barang Rp1,237 triliun, dan belanja modal Rp1,379 triliun
Pagu anggaran itu, kata Dwikorita Karnawati, diperoleh dari beberapa sumber pendanaan yaitu Rp2,533 triliun dari anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN), Rp117 miliar dari penerimaan negara bukan pajak (PNBP), dan Rp624 miliar dari pinjaman luar negeri.
Komisi V DPR dalam kesempatan itu mengatakan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia selain peningkatan operasional peralatan untuk BMKG menjalankan tugas dan fungsinya terutama kaitannya dengan kebutuhan deteksi dini bencana.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Aksi demo di Bundaran HI dan DPR/MPR ganggu rute Transjakarta, sejumlah koridor dialihkan dan dihentikan sementara.
Klaim BPJS Ketenagakerjaan DIY capai ratusan miliar di awal 2026, didominasi JHT akibat dinamika PHK.
BLK Pekalongan buka layanan potong rambut gratis hingga 6 Juli 2026. Cek jadwal, lokasi, dan syaratnya di sini.
Aksi bakar ban di Pancoran sempat ganggu lalu lintas. Polisi memastikan situasi kini aman dan arus kendaraan kembali normal.
Piala Dunia 2026 hadirkan tiga maskot unik: Maple, Zayu, dan Clutch yang mewakili Kanada, Meksiko, dan AS.
KSP Dudung Abdurachman tegaskan kritik diperbolehkan dalam demokrasi, namun jangan berubah jadi provokasi yang merusak persatuan bangsa.