MBG dan Koperasi Desa Disiapkan Jadi Penggerak Ekonomi Desa
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
Suasana pembayaran ganti rugi untuk proyek rel kereta api bandara di Kalurahan Kalidengen, Kamis (20/2/2020). /Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
Harianjogja.com, JAKARTA-- Pandemi Covid-19 membuat perekonomian Tanah Air melemah. Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional menyatakan pihaknya turut berkontribusi dalam Pemulihan Ekonomi Nasional melalui pengadaan tanah guna menyukseskan program strategis pemerintah.
"Kementerian ATR/BPN memiliki peran srategis dalam pengadaan tanah untuk menyukseskan program strategis nasional dan pembangunan infrastruktur yang tengah digalakkan pemerintah," kata Menteri ATR/Kepala BPN Sofyan A. Djalil, dalam Rapat Koordinasi Tingkat Menteri (RKTM) melalui keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.
Menteri Sofyan menjelaskan dalam menghadapi masa pandemi COVID-19, dibutuhkan juga percepatan pembangunan untuk membantu pemulihan ekonomi serta menjaga pertumbuhan ekonomi.
Menurut dia, penyediaan infrastruktur dasar oleh Kementerian ATR/BPN berfungsi untuk memperlancar jalur konektivitas serta pengembangan wilayah dan ekonomi di kawasan perbatasan Negara sehingga akan menjadi beranda terdepan dan etalase bangsa.
Dari segi pariwisata, Kementerian ATR/BPN juga mendukung pembangunan di 5 destinasi pariwisata super prioritas, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang yang diperkirakan dapat pulih (rebound) secara signifikan pasca pandemi COVID-19.
Sofyan juga mengatakan saat ini Kementerian ATR/BPN memanfaatkan teknologi informasi, sehingga layanan pengurusan terkait pertanahan bisa lebih cepat dan efisien.
"Kementerian ATR/BPN diharapkan dapat menjadi institusi pengelola pertanahan dan tata ruang yang bertaraf internasional. Kami akan meningkatkan standar kantor supaya berstandar internasional. Sehingga masyarakat tidak perlu repot ke kantor lagi," kata dia.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto mengharapkan ekonomi Indonesia tahun ini dapat tumbuh positif meskipun di tengah pandemi COVID-19.
"Saya dan para menteri di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membahas hal-hal terkait strategi percepatan realisasi belanja program-program strategis, supaya ekonomi Indonesia tahun ini tumbuh positif," kata Airlangga.
Airlangga juga mengatakan Rapat Koordinasi ini membahas program dan kebijakan strategis dalam penanganan dampak dari pandemi COVID-19 dari sisi ekonomi.
Program tersebut salah satunya melalui percepatan realisasi belanja pemerintah dan program strategis jangka pendek untuk mendorong percepatan realisasi anggaran. Selain itu, kegiatan ini dilaksanakan di Bali sebagai bentuk dukungan untuk memulihkan kembali pariwisata di Bali yang terpuruk semenjak pandemi COVID-19.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Program MBG dan Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih diintegrasikan untuk memperkuat ketahanan pangan dan menggerakkan ekonomi desa.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 1 Agustus 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur. Tersedia 15 perjalanan dengan tarif Rp8.000.
Pemkab Bantul memastikan izin Gereja Misi Sejahtera akan diberikan setelah seluruh persyaratan administrasi terpenuhi.
Tambahan dana transfer ke daerah telah dihitung pemerintah dan kini menunggu arahan Presiden Prabowo Subianto sebelum diumumkan.
Data pariwisata DIY dinilai belum utuh. Sensus Ekonomi 2026 diharapkan memperbaiki kualitas data untuk menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.
Kodim 0706/Temanggung menyalurkan 5.000 liter air bersih bagi warga terdampak kekeringan di Temanggung saat debit sumber air mulai menurun.