Advertisement
Dikira Hanyut di Sungai, Pemuda Magelang Ditemukan Selamat Tanpa Busana
Ilustrasi - Pixabay
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG—Kejadian aneh dialami Eksan Aji Saputra, warga Prayan RT 004/RW 002, Desa Pucang, Kecamatan Secang, Kabupaten Magelang.
Laki-laki berusia 30 tahun itu semula dikabarkan hilang hanyut di Sungai Grogolyudan, Kamis (20/8/2020) sore. Namun, saat tengah malam dia ditemukan tim SAR gabungan dalam kondisi selamat. Eksan ditemukan dalam kondisi lemas dan tanpa sehelai kain menutupi tubuhnya.
Advertisement
Kepala Basarnas Semarang, Nur Yahya, mengatakan awalnya mendapat laporan tentang hilangnya korban di Sungai Grogolyudan. Korban semula pamit untuk mandi di sungai tersebut sekitar pukul 14.00 WIB.
BACA JUGA: Ini Wilayah DIY yang Diterjang Angin Kencang Selama Dua Hari
"Namun, sekitar pukul 15.00 WIB korban tak kunjung memperlihatkan keberadaan. Warga yang mencari juga hanya melihat pakaian yang ditinggalkan korban di tepi sungai," ujar Nur Yahya.
Dengan jejak pakaian yang ditinggalkan itu, lanjut Nur Yahya, warga pun menduga korban terpeleset arus sungai dan hanyut tenggelam. Warga pun langsung melaporkan kejadian itu. Basarnas Kantor SAR Semarang pun langsung mengirimkan satu regu pencarian untuk menyisir sungai. Namun saat melakukan pencarian itu, tim SAR menemukan kejanggalan. Tim SAR melihat aliran sungai itu mustahil menghanyutkan seorang pria dewasa.
Hal itu dikarenakan kedalaman sungai yang hanya selutut orang dewasa. Selain itu, ketinggian air saat pencarian hanya sebatas mata kaki, sehingga orang dewasa tidak mungkin hanyut.
BACA JUGA: Viral Konser Campursari di Pantai Parangkusumo Didatangi Ribuan Orang, Ternyata Tidak Berizin
Dugaan tim SAR pun terbukti. Korban akhirnya ditemukan sekitar 2 kilometer dari penemuan pakaiannya.
"Korban ditemukan warga setempat di daerah Desa Pucang. Dia ditemukan dalam keadaan sadar dan hanya mengalami lemas. Dia ditemukan tanpa memakai pakaian dan selanjutnya diantar ke rumahnya," ujar Nur.
Meski demikian, hingga saat ini belum ada keterangan resmi dari korban atas peristiwa yang menimpanya. Hal ini pun membuat berkembangnya isu jika korban dibawa mahkluk gaib penunggu sungai tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Sleman Usulkan 4 Embung Baru, Targetkan Penguatan Air dan Ekonomi
Advertisement
Musim Semi Tiba, Keindahan Bunga Sakura di Taman Yuyuantan Beijing
Advertisement
Berita Populer
- Ini Penyebab Meninggalnya Tentara Indonesia di Lebanon
- Hasto-Wawan Apresiasi Penggerak Sampah Hingga UMKM
- Biaya Korban Ledakan SAL di Teras Malioboro Ditanggung Pengelola
- Pengakuan Pedagang Nuthuk Terungkap, Wisata Pantai Depok Terimbas
- Open House, Warga Rela Antre Demi Bersalaman dengan Sultan HB X
- Saluran Limbah Meledak di Teras Malioboro Jogja, Tiga Orang Terluka
- Isu Pertamax Naik 10 Persen 1 April, Ini Penjelasan Bahlil
Advertisement
Advertisement







