Heboh Kasus Pelecehan Seksual Lagi, Kali Ini Menyeret Nama Turah

Ilustrasi - Pixabay
06 Agustus 2020 15:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JOGJA - Setelah sebelumnya terkuak pelecehan seksual berkedok penelitian yang dilakukan Gilang dengan fetish kain jariknya serta kasus dosen swinger Bambang Arianto, kini publik kembali disuguhi dengan kasus pelecehan seksual lainnya.

YouTuber Turah Parthayana diduga melakukan pelecehan seksual kepada temannya perempuannya berinisial J. Kasus ini terjadi pada 23 November 2019, namun baru diungkap seseorang dalam thread di Twitter.

Dilansir dari Suara.com--jaringan Harianjogja.com, akun bernama @sandi_sa119 membeberkan rekaman percakapannya dengan J. Di situ, J menuturkan kronologi pelecehan seksual yang dilakukan mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia tersebut.

Pelecehan itu terjadi di asrama Pairs, Rusia. Awalnya Turah mengajak J menonton film horor di kamar teman mereka, Dani.

Baca Juga: UNU Buka Peluang Bawa Kasus Dosen Swinger ke Ranah Hukum

"Pas nyampe kamar si Dani cuma ada si Turah. Dia sambil ngedit video di meja, gue duduk di kasur. Dia bilang ngapain di sana? Sini aja," kisah J dalam rekaman yang diunggah Rabu (5/8/2020).

Dani yang masuk ke kamarnya itu hanya terkejut karena ada dua temannya. Namun ia kemudian tidur karena waktu menunjukkan pukul 2 dini hari.

Saat J mulai duduk di dekatnya, Turah langsung melancarkan aksinya. "Dia udah mulai pegang dan ambil tangan gue buat taro di itunya dia. Suruh gue remes dan dia cium gue," kata J.

Baca Juga: "Dosen Swinger" Sudah Dikeluarkan dari UNU Jogja pada 2018 karena Pelecehan Seksual

J menegaskan, pelecehan seksual itu tidak sampai ke hubungan seksual. Sebab perempuan itu sudah meminta Turah tak melakukannya.

"Gue mulai grasak gurusuk, supaya si Dani bangun," lanjut J.

J akhirnya bisa keluar kamar Dani dan menyelamatkan diri masuk ke kamarnya.

Fakta tersebut telah diklarifikasi Gokma Sahat Tua Sinaga, Ketua Permira (Perhimpunan Mahasiswa Indonesia) di Universitas Tomsk, Rusia tempat kuliah Turah Parthayana.

Sumber : suara.com