Advertisement

4,6 Juta Liter Air Dimuntahkan dari Helikopter untuk Padamkan Karhutla

Newswire
Kamis, 06 Agustus 2020 - 14:27 WIB
Sunartono
4,6 Juta Liter Air Dimuntahkan dari Helikopter untuk Padamkan Karhutla Ilustrasi sejumlah sukarelawan dan petugas gabungan dari BKSDA, Polisi Hutan, BPBD Kulonprogo mengikuti simulasi pemadaman api di area Suaka Margasatwa Sermo, Senin (6/8 - 2019).

Advertisement

Harianjogja.com, PALEMBANG--Helikopter pembom air telah menumpahkan 4,6 juta lebih air untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan di 51 titik di Provinsi Sumatera Selatan selama satu bulan terakhir.

Kepala Bidang Penanganan Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumsel Ansori, Kamis, mengatakan heli pembom air mulai dikerahkan untuk pemadaman sejak 25 Juni 2020 saat terjadi kebakaran di Desa Tanjung Batu Kabupaten Ogan Ilir.

Advertisement

PROMOTED:  Dari Garasi Rumahan, Kini Berhasil Perkenalkan Kopi Khas Indonesia di Kancah Internasional

"Ada lima unit helikopter yang sudah bergerak memadamkan ke delapan kabupaten," ujarnya dikutip Antara.

BACA JUGA : 20 Perusahaan Asing Disegel Terkait Karhutla, 5 Sudah Jadi

Menurut dia terdapat total delapan unit helikopter yang siap siaga untuk operasi pemadaman pada 2020, yakni Heli Kamov 321 BC PK-IKR, Heli Sikorsky S61N/C-FXEC, Heli MI8 RA-22700, Heli MI8 RA-22583, Heli MI8 RDPL 34140, Heli RDPL 34230, Heli MI-8AMT RA-24699, Heli MI-8AMT RA-24427.

Namun baru lima helikopter yang terbang memadamkan kebakaran, yakni Heli Kamov 321 BC PK-IKR (2,3 juta liter air), Heli Sikorsky S61N/C-FXEC (1,7 juta), Heli MI8 RA-22700 (288.000), Heli MI8 RA-22583 (236.000), Heli MI-8AMT RA-24699 (32.000).

Sementara dari 51 lokasi pemadaman, titik terbanyak berada di Kabupaten Muara Enim dengan 26 titik, Ogan ilir (delapan), Pali (tujuh), Musi Banyuasin (tiga), Musi Rawas (tiga), Banyuasin (dua), OKI (dua), dan OKU Timur (satu).

BACA JUGA : Sejumlah PIhak Lakukann Aksi Bersama Cegah Karhutla 

"Total boombing sudah dilakukan 1.046 kali dalam 33 kali penerbangan," tambahnya.

Kesiapsiagaan armada udara pemadaman akan terus ditingkatkan jelang puncak musim kemarau yang diprediksi terjadi pada Agustus - September 2020, kata dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Advertisement

alt

Ratusan Investor Global dan Domestik Komitmen Berinvestasi di IKN Nusantara

Jogja
| Sabtu, 04 Februari 2023, 19:17 WIB

Advertisement

alt

Salah Kaprah, Ini Makna Healing yang Sesungguhnya

Wisata
| Sabtu, 04 Februari 2023, 19:27 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement