Wisata Klaten Tumbuh, Kunjungan 2025 Tembus 7,5 Juta
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Ilustrasi jalan tol./Hutama Karya
Harianjogja.com, KLATEN - Kabupaten Klaten menjadi daerah terluas terdampak proyek jalan tol Solo-Jogja. Karena proyek tersebut bakal membelah Klaten dengan panjang ruas 30 km.
Hal itu diungkapkan pejabat pembuat komitmen (PPK) Satker Pelaksana Jalan Bebas Hambatan (PJBH) Solo-Jogja. PPK Satker PJBH menggelar sosialisasi dan konsultasi publik pengadaan tanah untuk jalan tol Solo-Jogja di Desa Kapungan, Kecamatan Polanharjo, Rabu (5/8/2020).
Staf PPK Satker PJBH Solo-Jogja, Galih Alfandi, menjelaskan total panjang jalan tol Solo-Jogja sekitar 36 km. "Di Klaten sendiri panjangnya sekitar 30 km. Klaten paling panjang dan paling luas [lahan terdampak jalan tol]. Memang mayoritas jalan tol berada di Klaten," jelas Galih seusai sosialisasi dan konsultasi publik di Kapungan.
BACA JUGA : Ini Jadwal Tanggal Pematokan Lahan Tol Jogja-Solo
Anggota Tim Persiapan Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Kepentingan Umum Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang menangani Jalan Tol Solo-Jogja, Endro Hudiyono, mengatakan sosialisasi dimulai 4-25 Agustus.
Sosialisasi dan konsultasi publik digelar ke desa terdampak pembangunan jalan tol dari Kecamatan Polanharjo hingga Prambanan. Pada sosialisasi dan konsultasi publik, tim memberikan informasi terkait tahapan pengadaan tanah dan mekanisme pemberian ganti kerugian.
Tim juga meminta warga selaku pihak yang berhak atas tanah sepakat mendukung pembangunan jalan tol yang diproyeksikan melintasi tiga kabupaten. Yakni Kabupaten Boyolali, Karanganyar, dan Klaten. Ada sekitar 50 desa di Klaten yang akan dilalui proyek tersebut. Jumlah itu adalah yang terbanyak, dibandingkan wilayah Kabupaten Boyolali dan Karanganyar.
"Di Kabupaten Klaten sekitar 4.071 bidang tanah dilalui jalan tol Solo-Jogja. Lahan yang terkena bervariasi baik pertanian maupun permukiman. Namun yang jelas hal itu sudah memenuhi aspek ketentuan tata ruang dan lingkungan hidup," ujar Endro dalam rilis yang diterima Solopos.com, dari Pemprov Jateng, Rabu.
BACA JUGA : Pembebasan Lahan Agustus, Tol Jogja-Solo Mulai Dibangun
Setelah tahap sosialisasi dan konsultasi publik dilanjutkan dengan penerbitan Keputusan Gubernur. Yakni Keputusan tentang penetapan lokasi pengadaan tanah bagi pembangunan jalan tol Solo-Jogja di Kabupaten Klaten. Setelahnya akan dimulai tahap pelaksanaan pengadaan tanah yaitu identifikasi tanah berupa pengukuran dan penilaian bidang per bidang tanah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Kunjungan wisata ke Klaten selama 2025 mencapai 7,5 juta orang, naik 10 persen. Pemkab siapkan road map dan calendar of event pariwisata.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.
Tiga calon Sekda Sleman sudah dikantongi Bupati. Tinggal tunggu restu Sri Sultan sebelum pelantikan.