Advertisement
Tingkat Kesembuhan Covid-19 DI Jatim Lebih Tinggi Daripada DKI Jakarta
Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (dua dari kanan) pada rapat dengan tiga kepala daerah Malang Raya terkait persiapan PSBB di daerah tersebut, di Surabaya, Sabtu (9/5 - 2020). Istimewa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Angka kesembuhan pasien yang terinfeksi virus Corona (Covid-19) di Jawa Timur menjadi yang tertinggi di Indonesia. Angka ini sudah terjadi selama 20 hari dalam 25 hari terakhir.
Berdasarkan infocovid19.jatimprov.go.id per 2 Agustus 2020, jumlah pasien sembuh Covid-19 di Jawa Timur sudah mencapai 15.068 orang dari total 22.504 orang positif Covid-19 atau setara dengan 66,95 persen.
Advertisement
“Sementara kesembuhan nasional 61,9 persen. Jatim mencatat angka kesembuhan tertinggi di antara seluruh provinsi di Indonesia 20 kali dalam 25 hari terakhir,” tulis Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa melalui akun twitternya, @KhofifahIP, Senin (3/8/2020).
BACA JUGA : Menkes Terawan Berkantor di Surabaya Menyusul Tingginya
Jumlah kasus sembuh di Jatim lebih tinggi dari DKI Jakarta yang angka kesembuhannya 63,9 persen dan Jawa Barat di angka 60,14 persen.
Adapun, pada 2 Agustus 2020 tercatat tambahan kasus positif di Jatim menduduki urutan kedua terbanyak dengan tambahan kasus sebanyak 180 kasus baru, dengan sembuh 191 kasus dan nihil kasus meninggal.
Meskipun angka kesembuhan menjadi yang tertinggi, masyarakat Jawa Timut tetap tidak boleh lengah menjalankan dan melaksanakan protokol kesehatan. Pasalnya, masih ada sembilan wilayah di Jawa Timur yang masih menjadi zona merah atau zona dengan risiko penularan tinggi Covid-19.
Kesembilan daerah tersebut yaitu Kota Malang, Gresik, Kota Mojokerto, Mojokerto, Kota Pasuruan, Sidoarjo, Kota Surabaya, Jombang dan Kota Batu.
BACA JUGA : Khofifah Optimistis Jatim Bisa Kalahkan Covid-19
“Semangat disiplin jaga protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak aman, tetap cuci tangan dan olah raga yang cukup ya lur,” imbau Khofifah.
Semangat disiplin jaga protokol kesehatan. Pakai masker, jaga jarak aman, tetap cuci tangan dan olah raga yang cukup ya lur.
— Khofifah Indar Parawansa (@KhofifahIP) August 2, 2020
Terpisah, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar kampanye penerapan protokol kesehatan dilakukan bertahap. Presiden mengarahkan bahwa dalam dua minggu ke depan kampanye difokuskan pada pemakaian masker, sedangkan dua minggu setelahnya untuk sosialisasi menjaga jarak dan imbauan lainnya.
"Mungkin dalam dua minggu ini kita fokus kampanye mengenai pakai masker, nanti dua minggu berikut kampanye mengenai jaga jarak atau cuci tangan, tidak dicampur langsung urusan cuci tangan, urusan jaga jarak, urusan tidak berkerumun, dan pakai masker," ujarnya saat membuka Rapat Terbatas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Senin (3/8/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- Kejagung: Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Terima Suap Rp1,5 Miliar
- Tragedi Kahramanmaras: Siswa Tembaki Kelas, Telan 9 Korban Jiwa
- Kecelakaan Beruntun di Jalur Ngawi-Mantingan, Truk Tabrak Bus Mira
- BPJS Kesehatan Luncurkan 8 Program Percepatan Layanan, Ini Daftarnya
Advertisement
Program MBG di Kulonprogo Diminta Lebih Tepat Sasaran dan Efisien
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- DIY Masuk Fase Akhir Siklus Gempa Besar, Warga Diminta Waspada
- Harga Kedelai Melonjak, Ancaman Cabut Izin Menguat
- Jejak Pencuri Gamelan di Jogja Terungkap Setelah Aksi Kedua
- Wajah TNI Tersangka Teror Air Keras Akan Terungkap di Sidang
- PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Setengah Harga Saat WFH
- Mi Lethek Jogja Punya Keunggulan untuk Kesehatan, Ini Kata BRIN
- Uang Miliaran dan Emas Disita dari Kantor Tersangka TPPU
Advertisement
Advertisement








